Kasus Dugaan Suap yang Libatkan Bupati Indramayu Supendi, KPK Periksa 7 Saksi Termasuk Ajudan Sekda

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap para pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon

Tribun Jabar/Handhika Rahman
Bupati Indramayu, Supendi, Senin (7/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap para pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terkait kasus dugaan suap pengaturan proyek tahun 2019.

Ada sekira tujuh saksi yang diperiksa penyidik KPK pada Kamis (31/10/2019) ini.

Ketujuh saksi tersebut antara lain:

1. Wimbawan, ajudan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu
2. Omat, Kasubid Prasarana Wilayah Bappeda
3. M. Krisdiantoro, Kabid Tata Bangunan
4. Heru Purwanto, Kabid Tata Teknis Irigasi
5. Rizal Helmi Nst., Kepala Seksi PSDA
6. Abdullah Zaini, Kasubag Keuangan DPUDK
7. Ramaserina, Kabid Jembatan

"KPK melakukan pemeriksaan tujuh orang saksi bertempat di Polres Cirebon Kota, Jawa Barat dalam perkara kasus dugaan suap terkait pengaturan proyek tahun 2019," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (31/10/2019).

Sebelumnya, kata Febri, KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap sekira 20 orang saksi pada Senin (28/10/2019). Ke-20 orang tersebut terdiri dari ‎unsur, anggota DPRD Jawa Barat, ‎Ketua Kelompok Kerja LPSE, ‎Pejabat Pelaksana Teknis Pemeliharaan Jalan, serta Pe‎jabat di SKPD Kabupaten Indramayu.

"Selama tiga hari kemarin, pada para saksi didalami informasi dugaan pengaturan proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, aliran dana, fee proyek dan informasi lain terkait perkara," ujar Febri.

Diduga, ada beberapa saksi yang tidak kooperatif saat diperiksa. Oleh karenanya, KPK mengingatkan para saksi agar bersikap kooperatif dan memberikan keterangan secara jujur.

"Karena penyampaian informasi yang tidak benar oleh saksi memiliki resiko pidana," kata Febri.

KPK sendiri telah menetapkan Bupati Indramayu Supendi sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengaturan proyek di lingkungan kekuasaannya.

Selain Supendi, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya yakni, Kadis PUPR Kabupaten Indramayu, Omarsyah (OMS); Kabid Jalan di Dinas PUPR Indramayu, Wempy Triyono (WT); serta satu pihak swasta Carsa AS (CAS).

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved