Liga 1
Persebaya Surabaya Tumbang dari PSS Sleman, Bonek 'Mengamuk', Ada yang Merusak Stadion
Setelah partai Persebaya Surabaya vs PSS Sleman itu, Bonek berusaha masuk ke lapangan bahkan ada yang merusak fasilitas di Stadion Gelora Bung Tomo.
TRIBUNJABAR.ID- Tiga kekalahan beruntun yang dialami Persebaya Surabaya membuat Bonek 'mengamuk'. Teranyar Bajul Ijo tumbang 2-3 dari PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Kota Surabaya, Selasa (29/10/2019).
Setelah partai Persebaya Surabaya vs PSS Sleman itu, Bonek berusaha masuk ke lapangan bahkan ada yang merusak fasilitas di Stadion Gelora Bung Tomo.
Dalam pertandingan itu, Persebaya Surabaya sudah terlihat kewalahan menghadapi PSS Sleman sejak babak pertama.
Hal itu dapat dilihat setelah Bajul Ijo tertinggal 1-3 pada paruh pertama.
Pada babak kedua, sebetulnya pasukan Wolfgang Pikal sempat mempersempit ketertinggalan.
Sayangnya, Dewi Fortuna memang belum berpihak kepada mereka dan laga berakhir dengan skor 2-3.

• Pecahkan Telur di Laga Besar, Pemain Persib Bandung Frets Butuan: Gol yang Saya Tunggu-tunggu
• Pecahkan Telur di Laga Besar, Pemain Persib Bandung Frets Butuan: Gol yang Saya Tunggu-tunggu
Seusai pertandingan, oknum suporter Persebaya, Bonek, yang merasa tak puas dengan performa tim kesayangannya memutuskan untuk masuk ke dalam lapangan.
Hal tersebut tentunya sempat menimbulkan kericuhan setelah adanya antisipasi dari pihak keamanan yang mencoba mencegah massa memasuki lapangan hijau.
Karena jumlah yang terlalu banyak, Bonek berhasil turun ke lapangan dan terlihat merusak beberapa fasilitas stadion.
Sebelumnya, Bonek juga sempat melakukan beberapa aksi protes terhadap buruknya performa Persebaya Surabaya.
Mereka sempat menyalakan flare serta petasan sebelum dan saat pertandingan berlangsung.
• Omid Nazari Jadi Momok Bagi Persija Jakarta, Sudah Tiga Kali Bekuk Juara Liga 1 2018 Itu
• Pecahkan Telur di Laga Besar, Pemain Persib Bandung Frets Butuan: Gol yang Saya Tunggu-tunggu
Tak hanya itu, Bonek yang berada di tribune utara juga memilih pergi meninggalkan stadion selepas wasit meniup tanda berakhirnya laga babak pertama.
Alhasil, pada babak kedua terlihat jelas tribune sebelah utara yang biasa ditempati Bonek dari ordo Nord Boys tersebut tampak koson melompong.
Selain itu, banyak dari mereka yang memasang spanduk bernada protes di sejumlah sisi stadion.
Salah satunya adalah di tribune timur, di mana Bonek memasang spanduk berukuran besar bertuliskan "Opo Lali Rumus Menang?" (Apa Lupa Cara Menang?).
Sementara di tribune utara yang kosong terdapat spanduk bertuliskan "Sepurane, Arek-arek pengen Persebaya menang" (Mohon Maaf, anak-anak (Bonek) ingin Persebaya menang).