Fadli Zon Minta Masyarakat Hentikan Pro Kontra Prabowo Jadi Menteri Pertahanan

Mengenai persoalan ekonomi, Prabowo sempat menyampaikan pokok-pokok pemikirannya kepada Jokowi.

Fadli Zon Minta Masyarakat Hentikan Pro Kontra Prabowo Jadi Menteri Pertahanan
TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo keluar dari dalam kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019) sore. Sesuai rencana, Presiden Joko Widodo memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik mulai hari ini usai Jokowi dilantik pada Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

TRIBUNJABAR.ID Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra mengajak masyarakat untuk tidak memandang buruk bergabungnya Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, masuknya Prabowo dalam Kabinet Indonesia Maju justru akan memberikan dampak yang baik bagi kabinet.

"Prabowo masuk di kabinet itu baik, karena Prabowo sudah expert di bidang pertahanan," kata Fadli Zon dalam acara Indonesia Lawyers Club pada Selasa (29/10/2019).

Sebelumnya Fadli memang sudah memprediksi pro kontra masyarakat mengenai masuknya Prabowo di kabinet.

Fadli Zon.
Fadli Zon. (TribunStyle.com / Kolase)

Namun baginya, masalah terbesar saat ini bukan mengenai jabatan, ada masalah lain yang harus segera diselesaikan.

Masalah tersebut utamanya di bidang ekonomi, yakni ketenagakerjaan, lapangan kerja, ketimpangan, kemiskinan, pertumbuhan yang alakadarnya termasuk persoalan stunting.

“Target terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) sangat penting,” tambahnya.

Mengenai persoalan ekonomi, Prabowo sempat menyampaikan pokok-pokok pemikirannya kepada Jokowi.

Fadli berharap Jokowi akan mendengarkan masukan dari Prabowo.

Ia juga menyatakan tantangan di bidang ekonnomi harus diselesaikan bersama, karena bidang tersebut menyangkut hidup banyak orang dan terjadi dalam jangka waktunya pendek.

Maka perlu didiagnosa dengan baik apa yang menjadi tantangan-tantangan ke depannya.

"Kita perlu memberikan ruang bagi kabinet untuk melihat ke depan," kata Fadli.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved