VIDEO Ratusan Pedagang di Pasar Baru Geruduk Gedung DPRD Indramayu, Saling Dorong dengan Polisi

ada pelanggaran terhadap aturan jarak minimal antara pasar tradisional dan pasar modern.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Ratusan pedagang DI Pasar Baru Indramayu yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Bary (ASPARU) menggeruduk Gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Selasa (29/10/2019).

Mereka meminta keadilan terkait pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) oleh toko modern Cipto Gudang Rabat.

Koordinator aksi, Sugeng Wahyudi mengatakan, Cipto Gudang Rabat dianggap melanggar pengaturan jarak minimal antara pasar tradisional dan pasar modern yang seharusnya berjarak minimal 1.000 meter.

Sesuai pantauan melalui Google Maps, jarak antara Pasar Baru Indramayu dengan Cipto Gudang Rabat hanya 300 meter.

Jarak antara Pasar Baru Indramayu dengan Cipto Gudang Rabat dianggap melanggar aturan dalam Perda Nomor 4 Tahun 2014 Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 7 Tahun 2011 tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Serta Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Peringati Sumpah Pemuda, Pemuda di Indramayu Bacakan 5 Poin Deklarasi

Tim Ahli Cagar Budaya Indramayu Sebut Batu Bata Temuan Rusmanto Mirip Batu Bata untuk Struktur Candi

Aturan itu tertera dalam pasal 11 yang lengkapnya berbunyi sebagai berikut:

(1) Minimarket dapat dibangun dengan jarak minimal 500 m (lima ratus meter) dari pasar tradisional, 500 m (lima ratus meter) dari Usaha kecil sejenis yang terletak dipinggir jalan kolektor dan arteri;

(2) Jarak antara minimarket yang satu dengan minimarket yang lainnya minimal 1.000 m (seribu meter).

(3) Supermarket dan Department Store dapat dibangun dengan jarak minimal 1.000 m (seribu meter) dari pasar tradisional;

Halaman
123
Editor: yudix
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved