Rumah yang Rusak karena Pergerakan Tanah di Ciamis Bertambah, Satu Keluarga Memilih Mengungsi

Rumah yang rusak karena pergerakan tanah di Ciamis bertambah. Satu keluarga memilih mengungsi.

Rumah yang Rusak karena Pergerakan Tanah di Ciamis Bertambah, Satu Keluarga Memilih Mengungsi
Istimewa
Dinding rumah warga di Dusun Sukamandi, Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis retak dan ambrol diduga akibat terjadi rengkahan tanah yang dipicu oleh fenomena suhu udara panas yang ekstrem selama dua minggu terakhir 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Sampai Selasa (29/10/2019) retakan tanah di Dusun Sukamandi, Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Ciamis terus meluas.

Sudah ada 10 rumah warga di RW 11 dan RW 12 yang mengalami retakan dan jebol dindingnya.  

Satu keluarga terpaksa mengungsi, yakni Darto (50) di Dusun Sukamandi, RT 03/11.

Korban mengungsi ke rumah saudaranya di RW yang sama.

“Yang mengungsi sampai hari ini baru satu keluarga, Pak Darto beserta istri dan seorang anaknya,” ujar Kades Kadupandak, Jana Sujana, kepada Tribun, Selasa (29/10/2019).

Fenomena retakan tanah yang menimpa Dusun Sukamandi ini sudah terjadi sejak dua minggu lalu.

Setiap hari ada saja rumah yang mengalami retak-retak dindingnya bahkan sampai ambrol dindingnya.

Rumah yang mengalami retak-retak tersebut tersebar di RW 11 dan RW 12.

“Nyaris tiap hari ada saja rumah yang mengalami retak-retak. Total yang terdata hari ini rumah yang mengalami retak-retak sudah mencapai 10 rumah. Satu keluarga sudah mengungsi, yang lain masih bertahan,” katanya.

Ke-10 rumah yang mengalami rengkah-rengkah tersebut masing-masing milik Sarhad (75), Darto (50), Irah (70), Onah (70), Iwan (50), Usman (75), Rosadi (50, Ketua RT 04/12), Rusman (75), Wawan (50), dan Sartini (70).

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved