Sumpah Pemuda

Di Balik Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Ada Sosok SM Amin yang Patut Dikenang, Ini Profilnya

Dialah SM Amin, tokoh Sumpah Pemuda yang ikut berunding dalam Kongres Pemuda II Tahun 1928, yang diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Editor: Widia Lestari
Kolase Tribun Jabar (Wikipedia)
SM Amin 

TRIBUNJABAR.ID - Dialah SM Amin, tokoh Sumpah Pemuda yang ikut berunding dalam Kongres Pemuda II Tahun 1928, yang diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Namun, sosok SM Amin ini nyaris 'terlupakan' karena jarang disebutkan sebagai tokoh Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Padahal, SM Amin pun termasuk dalam 700 orang yang hadir dalam Kongres Pemuda II.

Melansir dari Kompas, SM Amin bernama lengkap Sutan Muhammad Amin.

SM Amin lahir di Lhok Ngah, Aceh, 22 Februari 1904.

 Mengingat WR Supratman Tokoh Sumpah Pemuda, Pencipta Lagu Indonesia Raya, Hidupnya Memprihatinkan

Pada Kongres Pemuda II, SM Amin memiliki peran penting.

Ia merupakan Komisaris Jong Sumatranen Bond yang turut hadir di Jakarta.

Peserta Kongres Pemuda II yang kemudian diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober.
Peserta Kongres Pemuda II yang kemudian diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober. (Twitter via Tribun Jatim)

Dalam kehidupannya, SM Amin dikenal sebagai pengacara terkenal di Kuta Radja, kini bernama Banda Aceh.

Sebagai pengacara, SM Amin kerap membantu pejuang kemerdekaan yang berurusan dengan lembaga hukum pemerintah Hindia Belanda.

Pada 1930, SM Amin menjadi penggagas Komisi Besar Indonesia Muda.

 Tokoh Sumpah Pemuda Ini Sukses Buat Lagu Indonesia Raya, Tapi di Masa Tuanya Jatuh Miskin

 Peringati Sumpah Pemuda, 2.000 Orang Siap Penuhi Lingkungan Pemkab Bandung Barat

Setelah Indonesia dinyatakan merdeka, SM Amin pun menempati jabatan sebagai Gubernur Muda Sumatera Utara, pada 14 April 1927.

Pada masa kepemimpinannya sebagai Gubernur Muda Sumatera Utara, SM Amin harus bergelut menghadapi sistem moneter Belanda.

Kala itu, Belanda masih belum menyerah untuk menguasai perekonomian di Sumatera Utara.

Kemudian, SM Amin mengambil langkah perlawanan terhadap sistem moneter Belanda.

Tokoh-tokoh dalam Sumpah Pemuda
Tokoh-tokoh dalam Sumpah Pemuda (Kompas)

 

Perlawanan tersebut melalui perizinan penerbitan Uang Republik Indonesia Sumatera Utara (Uripsu).

Namun, beberapa bulan setelah uang itu diterbitkan, pemerintah RI justru mengeluarkan peraturan baru.

Akibatnya, SM Amin pun diberhentikan dari jabatannya, pada 1949.

Akhirnya, SM Amin pun pindah ke Jakarta.

Namun, empat tahun kemudan SM Amin bisa kembali menduduki jabatannya sebagai gubernur Sumatera Utara.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved