Persib Bandung
Pelatih Persija Jakarta Sebut Main di Bali Kejauhan, Tak Banyak Persiapan Lawan Persib Bandung
Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, akan mendampingi timnya untuk pertama kali bermain di Stadion Kapten
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, akan mendampingi timnya untuk pertama kali bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, menghadapi Persib Bandung, Senin (28/10/2019).
Menurut pelatih asal Brasil ini, Stadion milik Bali United itu memiliki jarak yang sangat jauh dari pusat kota.
"Saya gak pernah main di Bali, tapi saya sudah main di banyak tempat di dunia, jadi saya lihat stadionnya jauh, sangat jauh," ujar Edson dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan.
Dengan jarak yang cukup jauh itu, Edson berharap para pemainnya tetap konsentrasi dan fokus menjalani laga kontra Persib.
• Nadiem Makarim akan Dipertemukan dengan Bos Bukalapak dalam Pemilihan Rektor ITB, Ini Prosesnya

Dia berharap, para pemain bisa tampil enjoy dan tidak terpengaruh dengan jarak yang jauh.
"Saya harap pemain menikmatinya, bagi saya main disini sama jauhnya dengan di halim dan saya harap tidak mengganggu penampilan pemain," ucapnya.

Tak Punya Banyak Waktu
Persija Jakarta tak memiliki banyak waktu persiapan untuk menghadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (28/10/2019).
Tim berjuluk Macan Kemayoran ini otomatis hanya memiliki waktu untuk berlatih selama tiga hari saja.
Persija sendiri baru saja menjalani partai berat menghadapi PSS Sleman di Stadiob Maguwoharjo, Yogyakarta, 24 Oktobert 2019.
Pelatih Persija, Edson Tavares, mengakui bahwa persiapan Marko Simic dkk tidak maksimal menghadapi Maung Bandung.

"Sangat sulit untuk berbicara soal persiapan. Di indonesia ketika kamu bermain selang tiga hari, kandang, tandang, ga tau dimana mainnya, sampai akhirnya dua hari yang lalu kita tahu kita ke Bali untuk bermain," ujar Edson dalam sesi konferensi pers sebelum laga.
Dengan mepetnya waktu persiapan, pelatih kelahiran Rio De Janiero, Brasil ini berharap penampilan anak asuhnya pada laga besok petang bisa maksimal.
Terlebih, poin sangat dibutuhkan Persija untuk bisa lepas dari ancaman degradasi musim ini.
"Jadi ini sangat sulit untuk persiapan. Jadi kita coba yang terbaik dan saya harap besok akan baik baik saja," katanya.
