Dishub Kabupaten Cirebon Ancam Cabut Izin Operasi dan KIR Truk Pengangkut Material di Gunung Kuda

Dinas Perhubungan ( Dishub) Kabupaten Cirebon, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi galian C Gunung Kuda, Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang,

Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Dishub Kabupaten Cirebon melakukan inspeksi mendadak ke galian C Gunung Kuda. Petugas menemukan 95 persen kendaraan tak laik jalan. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dinas Perhubungan ( Dishub) Kabupaten Cirebon, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi galian C Gunung Kuda, Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.‎

Kepala Dishub Kabupaten Cirebon, Abraham Muhamad, mengatakan,‎ dalam hasil sidak tersebut, puluhan kendaraan dianggap tidak laik jalan, namun tetap beroperasi.

Abraham menambahkan, sopir kendaraan tidak laik jalan tersebut‎, dianggap melanggar Peraturan Kementerian Perhubungan no 85 tahun 2018 tentang manajemen sistem keselamatan angkutan umum.

"Kelalaian mereka tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi pengguna jalan lain," kata Abraham di galian C Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Kamis (24/10/2019).

Dishub Kabupaten Cirebon Sidak ke Galian C Gunung Kuda, 95 Persen Kendaraan Tidak Laik Jalan

Dishub Kabupaten Cirebon melakukan inspeksi mendadak ke galian C Gunung Kuda. Petugas menemukan 95 persen kendaraan tak laik jalan.
Dishub Kabupaten Cirebon melakukan inspeksi mendadak ke galian C Gunung Kuda. Petugas menemukan 95 persen kendaraan tak laik jalan. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

Abraham mengatakan, pihaknya pun mendesak kepada para sopir angkutan material galian untuk mematuhi aturan yang berlaku.

Namun bila tidak dipenuhi, kata Abraham, sanksi tegas akan diberikan kepada sopir atau pun pengusaha angkutan, yakni cabut KIR dan izin operasi selamanya.

"‎Harus tertib dan mematuhi aturan," katanya.

Salah satu pihak perusahaan eksplorasi di Gunung Kuda, Yuda, menyebutkan, pihaknya sudah beberapa kali memberikan imbauan kepada para sopir untuk melengkapi surat-surat kendaraan dan mengembalikan mobil menjadi laik jalan.

Yuda menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah melarang kepada sopir yang kendaraannya tidak lain jalan untuk masuk ke dalam lokasi galian C, namun tidak berlangsung lama.

"Mereka membandel, alasannya perut atau kebutuhan rumah tangga. Kami akan coba imbau lagi," katanya.

‎Sidak tersebut dilakukan ‎oleh Dishub Kabupaten Cirebon, untuk menertibkan kendaraan pengangkut material‎ yang overload dan dimensi (ODOL) dan juga terkait Operasi Zebra Lodaya 2019.

Dalam operasi tersebut, puluhan kendaraan pengangkut material galian dalam kondisi tidak laik jalan, KIR mati, menggunakan ban vulkanisir, tidak ada rem tangan, dan merubah bak karoseri.‎


Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved