DPR Setujui Permintaan Presiden Jokowi untuk Copot Tito Karnavian sebagai Kapolri

Kemudian, Puan Maharani meminta persetujuan dari 514 anggota dewan yang hadir di paripurna hari ini.

Tribunnews
Kapolri Tito Karnavian 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Ada agenda tambahan dalam rapat paripurna DPR, Selasa (22/10/2019).

Pimpinan sidang, Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pimpinan DPR telah menerima surat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang salah satunya berisi permintaan persetujuan untuk pemberhentian Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Sesuai dengan surat Presiden no R51 tanggal 21 Oktober 2019 hal: permintaan pemberhentian Kapolri sesuai dengan ketentuan ayat 1 dan 2 uu no 2 tahun 2002 tentang kepolisian RI menyatakan bahwa ayat 1 Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh presiden dengan persetujuan DPR. Ayat 2 usul pengangkatan Kapolri diajukan presiden kepada DPR beserta alasannya," ujar Puan Maharani.

Kemudian, Puan Maharani meminta persetujuan dari 514 anggota dewan yang hadir di paripurna hari ini.

"Adapun alasan pengunduran diri karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan pemerintahan lainnya. Untuk itu kami mohon persetujuan dewan dapat disetujui," kata Puan.

"Setuju," jawab anggota dewan yang hadir.

11 Pati yang berpeluang gantikan Kapolri

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian diisukan akan masuk kabinet dalam pemerintahan periode 2019-2024.

Hingga saat ini, Mabes Polri masih terus enggan berspekulasi soal pengganti jenderal bintang empat tersebut.

Namun apabila memang Tito akan meninggalkan posisi orang nomor satu di Korps Bhayangkara, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan secara internal ada mekanisme tersendiri.

"Secara internal sudah ada mekanismenya. Tetapi saya belum bisa sampaikan hari ini, karena kembali lagi semuanya menunggu keputusan yang akan diambil oleh bapak Presiden," ujar Asep, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019).

Nama-nama calon pengganti Tito itu pun bermunculan. Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunnews.com, ada sebelas nama perwira tinggi (Pati) Polri yang berpangkat Komisaris Jenderal atau bintang tiga.

Tercatat, enam Pati itu berada di dalam struktur organisasi Polri, sementara lima lainnya berada di luar struktur organisasi Polri.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved