Daud Yordan Naik Ring Lagi Bulan Depan, Kali Ini Lawannya Petinju Afrika Selatan

Dalam pertandingan nanti, Daud yang telah mengoleksi 39 kemenangan mengusung target untuk bisa membawa gelar juara.

Daud Yordan Naik Ring Lagi Bulan Depan, Kali Ini Lawannya Petinju Afrika Selatan
abdul madjid/tribunnews.com
Daud Yordan saat menghadiri jumpa pers laga Mahkota Boxing Series yang mempertemukan dirinya dengan petinju asal Afrika Selatan Michael Mokoena di FX Sudirman, Jakarta, Selasa (22/10/2019). Tribunnews/Abdul Majid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Abdul Majid

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Petinju Indonesia pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan, Daud Yordan mengatakan terus melakukan persiapan jelang berlaga di ajang Mahkota Boxing Series menghadapi petinju asal Afrika Selatan, Michael Mokoena, Batu, Malang, 17 November 2019.

Untuk meningkatkan kualitasnya, Daud yang dilatih Pino Bahari di Bali bahkan sudah kerap melakukan sparring.

Penampilannya  pun semakin hari semakin bagus.

“Tentu persiapan tidak terlepas dari pelatih yang dipercayakan untuk menangani saya, selain berlatih, bediskusi apa yang harus dilakukan untuk mengalahkan lawan, dan kemarin saya baru berlatih tanding di Bali,” kata Daud Yordan dalam konferensi persny di FX Sudirman, Jakarta, Selasa (20/10/2019).

“Menurut bung Vino, saya sudah memunculkan perkembangan yang signifikan artinya apa yang direncakan Bung Vino sudah mulai kelihatan hasilnya dari berlatih, itu terlihat ketika sparing,”

“Tentunya dengan sisa waktu yang ada ini, saya terus berdiskusi dan menempa diri. Saya sendiri, saya serahkan kepada Bung Vino untuk nanti apa yang harus saya lakukan di atas ring, karena saya harus ikuti intruksi dari pelatih,” jelasnya.

Dalam pertandingan nanti, Daud  yang  telah mengoleksi 39 kemenangan mengusung target untuk bisa membawa gelar juara.

“Target tentunya pasti kita ingin raih gelar ini. Gelar ini memang harus dibawa pulang ke Indonesia. Kita haus prestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Pino Bahari menilai karakter lawan memang belum bisa ketebak. Untuk antisipasi, ia pun memberikan program latihan khusus kepada Daud Yordan.

Ia pun melihat anak asuhnya itu kini sudah dalam keadaan siap bertanding.

“Tinju kadang tak bisa diprediksi. Tapi kita siapkan. Kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Untuk bisa antisipasi lawan, kita berikan kemampuan yang dibutuhkan, hal-hal yang membingungkan. Dia harus bisa adaptasi. Secara karakter dia siap untuk menghadapi duel ini,” jealasnya.(*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved