Dalam Sehari, Kebakaran Melanda Majalengka di Tiga Titik Berbeda

ebakaran kembali melanda Kabupaten Majalengka di tiga titik berbeda, Senin (21/10/2019).

Dalam Sehari, Kebakaran Melanda Majalengka di Tiga Titik Berbeda
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Kebakaran di Desa Cikaracak, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Senin (21/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kebakaran kembali melanda Kabupaten Majalengka di tiga titik berbeda, Senin (21/10/2019).

Musim kemarau yang berkepanjangan diduga menjadi salah satu faktor pemicu maraknya terjadi peristiwa kebakaran.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, Agus Permana mengatakan pada kemarin hari, kebakaran kembali terjadi di wilayah Majalengka di tiga lokasi berbeda.

Disebutkan dia, Desa Cikaracak, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka menjadi salah satu lokasi kebakaran yang didominasi pohon bambu.

"Ya, hanya dalam sehari ada tiga lokasi titik kebakaran, di Desa Cikaracak titik api muncul di Lebak Bitung, Cijeruk dan Cimariuk. Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 19.41 dan api belum bisa dipadamkan," ujar Agus, Selasa (22/10/2019).

BREAKING NEWS Kantor Paskibra di Turangga Bandung Kebakaran, Kepolisian Masih Selidiki Penyebabnya

Heboh Penemuan Ikan Bertuliskan Ambon di Maluku, Diduga Tinta Koran yang Menempel

"Kondisi terkahir, api masih menyala, karena angin begitu kencang dan api mengarah ke barat atau menuju Desa Sangkanhurip," ucap dia.

Selanjutnya, kata Agus, kebakaran juga terjadi di Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka tepatnya di Blok Awilega dan Blok Situmpuk.

“Titik api yang berada di Blok Awilega, sudah bisa kita atasi. Namun, api yang di Blok Situmpuk masih dilakukan upaya pemadaman oleh MPA dan TNGC, BPBD dan aparat lainnya serta masyarakat setempat,” kata Agus.

Selain itu, Karhutla dan terjadi di di Blok Pasir Tonjongan, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Majalengka.

Kebakaran tersebut, menghanguskan pohon bambu milik lahan warga.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dan api berawal dari lahan Jagung, selain menghanguskan pohon bambu, api juga hingga menyebar ke wilayah Pohon Jati,” ujarnya.

Agus menyampaikan, hingga pukul 19.35 WIB kemarin, api belum dapat dipadamkan dan api pun mengarah ke petilasan NYI Rambut Kasih.

"Petugas pun hingga saat ini, masih terus melakukan pemadaman secara manual,” ucap Agus.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved