Minggu, 19 April 2026

Nadiem Makarim Jadi Menteri Baru Jokowi, Mundur dari Gojek, Begini Katanya

Nadiem Makarim ditunjuk Jokowi sebagai menteri di kabinet kerja jilid 2. Hal itu diakui Nadiem usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta

Editor: Widia Lestari
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Bos Gojek Nadiem Makarim datang ke Istan Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) dengan mengenakan baju putih lengan panjang. 

TRIBUNJABAR.ID - Nadiem Makarim ditunjuk Jokowi sebagai menteri di kabinet kerja jilid 2. Hal itu diakui Nadiem usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2019).

"Saya merasa ini kehormatan saya diminta bergabung ke kabinet dan saya menerima," kata Nadiem.

Nadiem mengaku sudah diberitahu akan menjadi menteri apa. Namun ia enggan membocorkan ke wartawan.

"Itu hak prerogatif presiden untuk umumkan," kata dia.

Nadiem pun mengaku ia sudah mundur dari Gojek, bisnis start up yang ia dirikan.

"Pasti di Go-jek sudah mundur. Tidak ada posisi dan kewenangan apapun di Gojek," ujarnya

Sebelumnya setelah resmi dilantik menjadi presiden untuk periode 2019-2024, Joko Widodo alias Jokowi mengaku akan mengumumkan susunan kabinet jilid II pada Senin (21/10/2019) pagi.

Seperti yang diketahui, Jokowi dan

Bos Gojek Nadiem Makarim datang ke Istan Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) dengan mengenakan baju putih lengan panjang.
Bos Gojek Nadiem Makarim datang ke Istan Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) dengan mengenakan baju putih lengan panjang. (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Maruf Amin dilantik di Gedung DPR/MPR RI menjadi kepala negara untuk lima tahun ke depan, Minggu (20/20/2019).

Seperti pada tayangan Kompas TV, Presiden Jokowi pun menyebut, nama-nama menteri kabinet kerja akan disebutkan dan sosoknya dikenalkan pada publik.

Selain itu, soal pelantikan menteri yang masuk dalam susunan kabinet Jokowi bisa saja dilakukan besok, atau lusa. Paling tidak disebutkan rentang waktu resmi pelantikan menteri itu paling lambat pada Rabu, (23/10/2019).

Pada pelantikan Presiden 2019 Joko Widodo alias Jokowi dan Maruf Amin resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2019-2024.

Acara pelantikan Presiden 2019 ini dilaksanakan di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Minggu (20/10/2019).

Pada sidang paripurna yang dipimpin Kepala MPR Bambang Soesatyo, Jokowi dan Maruf Amin pun kini sah memimpin bangsa Indonesia untuk lima tahun ke depan.

Setelah mengucapkan sumpah dan melakukan penandatanganan, Jokowi pun menyampaikan pidato pertamanya sebagai presiden untuk periode 2019-2024.

Pada acara itu, hadir pula mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY.

Di samping SBY ada pula mantan wakil presiden Boediono.

 Reaksi Tak Terduga Prabowo Diberi Pantun oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo di Pelantikan Jokowi

Selain itu, hadir pula Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Di samping Prabowo, terlihat pula Sandiaga Uno.

Momen ini terlihat dari siaran langsung Kompas TV. Beriku tini videonya.

Pengamanan Ketak Pelantikan Presiden 2019

Seperti diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, 30 ribu pasukan yang siap mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Maruf Amin, Minggu (20/10/2019).

Ada tiga ring pasukan yang akan disiagakan saat acara pelantikan tersebut.

 Lama Tak Terlihat, Mantan Wapres Boediono Muncul di Pelantikan Jokowi, Gini Penampilannya dengan SBY

Ring pertama dilaksanakan dan berada di bawah tanggungjawab Paspampres.

Lalu, ring kedua di bawah tanggung jawab TNI.

Foto resmi Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin
Foto resmi Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin (Istimewa)

"Dan ring 3 adalah di bawah tanggungjawab gabungan TNI Polri dan unsur lainnya," ujarnya setelah memimpin apel kesiapan pasukan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024, Jakarta, dikutip TribunJabar.id dari video YouTube Kompas TV, Sabtu (19/10/2019).

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan, ada beberapa personel penting yang akan diamankan oleh pasukan pengamanan tersebut.

Personel penting itu adalah presiden, wakil presiden, dan keluarganya.

Kemudian, ada juga tamu dari luar negeri, kepala negara, kepala pemerintahan, dan utusan khusus.

Tak hanya itu, pasukan pengamanan juga bertanggungjawab dalam pengamanan sarana dan prasarana yang akan digunakan oleh presiden dan wakil presiden terpilih.

"(Pengamanannya) mulai dari saat kedatangan di perjalanan sampai dengan tempat hotel maupun wisma selanjutnya pengamanan berikutnya adalah dari wisma sampai ke gedung DPR/MPR semua menjadi tanggung," ujar Hadi Tjahjanto.

Adapun tempat yang menjadi fokus pengamanan di antaranya adalah gedung DPR/MPR dan beberapa titik kritis yang harus diperkuat.

Titik kritis itu di antaranya adalah Istana Presiden.

Kemudian, pusat perekonomian seperti Glodok, Jembatan Tiga, dan beberapa tempat lainnya juga tak luput dari pengamanan.

Panglima TNI mengatakan, pihaknya juga tak akan mengendorkan keamanan di objek vital negara hingga tempat lain yang dianggap perlu diamankan.

Tempat-tempat itu di antaranya adalah Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, PLN Gandul, dan tempat-tempat logistik Pertamina.

"Sehingga yang kita lihat pagi hari ini sebanyak 30 ribu pasukan prajurit TNI-Polri siap untuk melakukan tugas pengamanan," ujar Hadi Tjahjanto.

Deretan Tamu Negara di Pelantikan Presiden 2019

Berikut ini 16 Kepala Negara atau utusannya yang sebelumnya disebut akan hadir dalam pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024.

Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah

Wakil Presiden Republik Rakyat China Wang Qishan

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong

Perdana Menteri Australia Scott Morrison

Raja Eswantini Raja Mswati III

Wakil Presiden Myanmar Henry Van Thio

Wakil Presiden Vietnam Dang Thi Ngoc Thinh

Deputi Perdana Menteri Thailand Wissanu Krea-ngam

Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat Hon. Elaine L. Chao

Utusan Khusus Presiden Uni Emirat Arab Nahyan Mabarak Al Nahyan

Utusan Khusus Kaisar Jepang

Utusan Khusus Presiden Korea Noh Young-min

Utusan Khusus Presiden Laos Saleumxay Kommasith

Utusan Khusus Presiden Suriname Soewarto Mustadja

Utusan Khusus Serbia Zoran Djordjevic.

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved