Dunia Maya Digemparkan Fenomena Crosshijaber, Kemenag Pastikan di Indramayu Tak Ada
Dunia maya digemparkan fenomena crosshijaber, Kemenag pastikan di Indramayu tak ada.
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dunia maya belum lama ini digemparkan dengan adanya fenomena crosshijaber yang sangat meresahkan masyarakat, khususnya kaum wanita.
Pasalnya dalam fenomena itu memperlihatkan cara berpakaian seorang pria yang meneganakan busana syari dengan dengan kerudung yang menyerupai seorang wanita pada umumnya.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu, Sofandi mengatakan, fenomena crosshijaber ini sangatlah berbahaya karena sudah menyalahi kodrat manusia.
Meski demikian, Sofandi mengimbau agar masyarakat Kabupaten Indramayu tidak perlu khawatir dengan beredarnya isu tersebut.
Ia menjamin, di Kabupaten Indramayu fenomena itu tidak akan terjadi.
"Kami, kan, punya penyuluh agama ada juga pengawas, kami bergeraknya di situ," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (21/10/2019).
Guru-guru dan para penyuluh agama ini juga berperan dalam mengedukasi masyarakat terkait pemahaman agama sedini mungkin.
Mereka memberikan pemahaman agama sebagai dasar kepada anak-anak melalui pembelajaran di masing-masing madrasah.
"Kami memiliki guru-guru yang pemahaman agamanya baik. Insya Allah tidak ada yang seperti itu di Indramayu," ujarnya.
• VIDEO-Mojang Satpol PP Patroli di Masjid-masjid di Bandung Buru Para Crosshijaber yang Bikin Heboh
• Heboh Crosshijaber Masuk ke Masjid di Bandung, Mojang Satpol PP Patroli dari Wudu Hingga Salat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/viral-soal-crosshijaber-pria-berbusana-muslim-ala-perempuan.jpg)