Breaking News:

1.200 Unit Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Kabupaten Bandung, 65 di Antaranya Rusak Berat

Jumlah rumah terdampak angin kencang di lima desa di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung

Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Angin kencang menumbangkan ratusan pohon besar dan menerbangkan genteng rumah serta atap rumah milik warga di Kecamatana Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (20/10/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, PANGALENGAN - Jumlah rumah terdampak angin kencang di lima desa di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung mencapai ribuan unit. Dengan jumlah rumah yang rusak berat mencapai 65 unit rumah.

"Berdasarkan laporan sementara dari para Kades kisaran rumah terdampak di 5 Desa se Kecamatan Pangalengan di kisaran 1.000 sampai 1.200 rumah," ujar Camat Pangalengan Eef Syarif Hidayatullah melalui pesan singkat, Senin (21/10/2019).

Eef menambahkan dari sekitar 1.200 unit rumah yang terdampak, 65 unit rumah di antaranya mengalami rusak berat seperti genting dan bagian atap rumah yang beterbangan hingga ambruk akibat tertiup angin kencang.

"Kategorinya 65 unit rumah rusak berat dan sisanya ada yang mengalami rusak ringan dan ada juga yang rusak sedang," katanya.

Sementara itu, PJS (Penjabat Sementara) Kades Margamukti Entin Agistini mengatakan, desanya ikut terdampak angin kencang. Rumah yang terdampak di wilayahnya mencapai ribuan unit rumah.

Sosok Edhy Prabowo yang Dipanggil Jokowi, Hidupnya Berubah Drastis Setelah Bertemu Prabowo Subianto

"Tapi data akuratnya masih di data oleh kepala dusun melalui RW-RW, kerusakan meliputi pohon tumbang sehingga akses jalan tertutup dan kerusakan rumah warga rata-rata atap genteng nya rusak, ada juga yang ambruk tiga rumah," ujarnya.

Entin mengaku masih mendata keseluruhan rumah terdampak dan untuk sementara yang rusak berat ada tiga rumah di RW 14, 20 dan 24. Dia berharap mendapat bantuan dari berbagai pihak untuk pemulihan terutama rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan.

"Harapan kami ada bantuan, kami sudah berkoordinasi dengan star energi dan pihak perkebunan," tambahnya.

Polisi Selidiki Video Mesum Diduga Mahasiswi dengan Dosen di Bandung

Entin menambahkan akibat kejadian ini kegiatan kampanye Pilkades Serentak diundur. Menurutnya seharusnya kegiatan kampanye Pilkades di desanya digelar hari ini.

"Tapi berhubung ada bencana angin ini kampanye ditunda dahulu, kampanye tiga hari Senin, Selasa dan Rabu. Harusnya hari jadwal kampanye di beberapa lokasi, tapi karena ada kejadian ini kami undur, dan kami akan berkoordinasi dengan panitia," ujarnya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved