Dosen Eks IPB Berencana Gagalkan Pelantikan Jokowi-Maruf Amin, Awali Ledakan Bom, Keamanan Kacau

Abdul Basith, dosen nonaktif Institut Pertanian Bogor (IPB) ternyata juga memiliki rencana menggagalkan pelantikan presiden terpilih Jokowi-Maruf Amin

Dosen Eks IPB Berencana Gagalkan Pelantikan Jokowi-Maruf Amin, Awali Ledakan Bom, Keamanan Kacau
Kolase Tribun Jabar (Shutterstock via Kompas.com)
Ilustrasi- profil Abdul Basith dosen IPB yang ditangkap terkait bom molotov 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Abdul Basith, dosen nonaktif Institut Pertanian Bogor (IPB) ternyata juga memiliki rencana menggagalkan pelantikan presiden terpilih Jokowi-Maruf Amin.

Rencana Abdul Basith menggagalkan pelantikan Jokowi-Maruf Amin diawali dengan peledakan bol di sejumlah titik.

Setelah peledakan bom, diharapakn suasana menjadi kacau dan memperngaruhi rencana pelantikan Jokowi-Maruf Amin.

Rencana peledakan bom itu, diduga peledakan bom rakitan akan dilakukan saat aksi Mujahid 212 di kawasan Istana Negara pada 28 September 2019.

Skenario Kapolri Tito Karnavian Sikat Kelompok yang Nekat Gagalkan Pelantikan Presiden Jokowi

Namun rencana itu cepat terendus oleh polisi. Rencana peledakan bolam menggagalkan pelantikan Jokowi-Maruf Amin pun gagal.

Kasus ini akhirnya dirilis oleh pihak Polda Metro Jaya setelah Baisth dan tersangka lain ditangkap di kawasan Bogor, Jawa Barat, 27 September 2019. Dalam rilisnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono merinci kronologi penangkapan dan latar belakang rencana penyerangan pada 28 September 2019.

Kompas.com merangkum beberapa fakta baru kasus tersebut.

1. Rencana kerusuhan tanggal 24 September dianggap gagal

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan awalnya rencana kerusuhan massa mengunakan bom rakitan dilakukan pada 24 September 2019 di fly over Pejompongan, Jakarta Pusat.

Namun, aksi yang terjadi pada malam itu dinilai kurang berhasil.

Halaman
123
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved