Terduga Teroris yang Ditangkap di Lampung Disebut Tak Fokus Kerja dan Sering Putar Lagu Jihad

Salah satu dari lima terduga teroris yang ditangkap di Lampung, R tidak pernah menyelesaikan pekerjaannya membuat box sound sebelum ditangkap.

Terduga Teroris yang Ditangkap di Lampung Disebut Tak Fokus Kerja dan Sering Putar Lagu Jihad
KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA
Lokasi tempat kerja salah satu terduga terorisme, R, di Jalan Agus Salim, Tanjung Karang Pusat digeledah Tim Densus 88 Antiteror, Senin (14/10/2019). Empat orang ditangkap di Bandar Lampung. 

TRIBUNJABAR.ID, LAMPUNG – Salah satu dari lima terduga teroris yang ditangkap di Lampung, R tidak pernah menyelesaikan pekerjaannya membuat box sound sebelum ditangkap.

Andri, rekan kerja R di Maestro Sound and Lightning mengatakan, R sudah jarang datang ke gudang yang berada di Jalan Agus Salim, Tanjung Karang Pusat itu sekira dua minggu sebelum ditangkap pada Senin (14/10/2019) kemarin.

“Jadi jarang megang box, dia disuruh mau, tapi gak konsen, kayaknya fokus garap proyek, kerjaanya nggak selesai. Jadi datang terus pulang gak pernah pamit,” kata Andri, Kamis (17/10/2019).

Menurut Andri, R termasuk orang yang rajin dalam bekerja dan mampu memenuhi target dalam membuat box sound.

Dititipkan Bahan Peledak Oleh Cucu, Nenek Terduga Teroris di Lampung Mengaku Tak Tahu Apa-apa

Suka putar lagu bertema jihad

Meski tidak berhubungan, Andri mengatakan, kesukaan R saat bekerja dan tinggal di gudang itu adalah mendengarkan lagu-lagu bertemakan jihad.

Bahkan, Andri sampai sempat kesal karena lagu-lagu itu diputar tanpa henti.

“Lagu jihad banyak (dengerin) sampai malam, yang didengerin ini sampai paleng (pusing), rasanya pengen mau matiin sound-nya,” kata Andri.

Pun begitu, Andri tidak pernah menaruh curiga terhadap R, jika R terpapar paham radikal.

“Kalau kecurigaan ke sana (radikal) enggak, mungkin agamanya kedalaman dan melompat jauh, sedang kita lurus-lurus saja,” kata Andri.

Dua Terduga Teroris di Lampung Sering Pergi Bersama, Rekan Kerja Tak Curiga

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved