Atap Ambruk, Perbaikan Bangunan SDN Gudangkahuripan III KBB Butuh Anggaran Rp 200 Juta

Perbaikan SDN Gudangkahuripan III, Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang beberapa waktu lalu atapnya ambruk mem

Atap Ambruk, Perbaikan Bangunan SDN Gudangkahuripan III KBB Butuh Anggaran Rp 200 Juta
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi SDN Gudangkahuripan III yang atapnya ambruk. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Perbaikan SDN Gudangkahuripan III, Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang beberapa waktu lalu atapnya ambruk membutuhkan anggaran sebesar Rp 200 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ambruknya atap ruang kelas 5 itu akibat materialnya sudah lapuk.

Tetapi saat ini Dinas Pendidikan KBB sudah mulai memperbaiki atap dan membutuhkan waktu selama dua bulan untuk perbaikan sekolah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan KBB, Imam Santoso, mengatakan bahwa progres perbaikan sekolah itu saat ini sudah memasuki tahap pemasangan kontruksi dari bahan besi agar atapnya tidak cepat ambrol seperti sebelumnya.

Setelah Atapnya Ambrol, Kegiatan Belajar di SDN Gudangkahuripan Harus Dibagi Menjadi Dua Sif

"Kalau dulu kan bahannya dari kayu, jadi untuk sekarang biayanya lumayan besar. Anggarannya Rp 200 juta, tapi itu untuk perbaikan tiga kelas," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (18/10/2019).

Anggaran sebesar itu, kata Imam, dikarenakan kerusakan bangunan sekolah masuk pada kategori rusak berat, ditambah ada ruang kelas lain yang juga harus diperbaiki.

Imam memastikan, selama proses perbaikan tiga ruangan tersebut, kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu karena siswa bisa belajar di SDN Gudangkahuripan II yang berada satu lingkungan dengan SDN Gudangkahuripan III.

"Di sana kan ada dua sekolah, jadi selama perbaikan, saat siang hari siswa bisa juga belajar atau dititipkan di SDN Gudangkahuripan II," katanya.

Ruang Kelas SDN Gudangkahuripan III Lembang Ambrol, Sejak Tahun 1965 Belum Pernah Direnovasi

Ia mengatakan, siswa SDN Gudangkahuripan III bisa menggunakan ruang kelas SDN Gudangkahuripan II, tetapi sebagian siswa masuk siang hari.

"Jadi meskipun ada perbaikan bangunan, kegiatan belajar mengajar masih tetap bisa berjalan seperti biasa," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala SDN Gudangkahuripan III, Dindin Tajudin, mengatakan bahwa untuk memperbaiki bangunan sekolah tersebut pihaknya telah mengajukan proposal ke Dinas Pendidikan KBB.

"Kami sudah mengajukan proposal dan memberi informasi, bahwa sekolah kami butuh perbaikan tapi prosesnya cukup lama hingga akhirnya sebagian bangunan ambrol," katanya.

VIDEO Ruang Kelas SDN Gudangkahuripan III Lembang Ambrol, Sejak Tahun 1965 Belum Pernah Direnovasi

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved