Sindir Kasus Wali Kota Tasikmalaya, Paguyuban Dinas Terkait Gelar Aksi Teatrikal 'Suap Hakim'

Sejumlah orang yang mengatasnamakan Paguyuban Dinas Terkait menggelar aksi teatrikal di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (17/10/2019) Siang.

Sindir Kasus Wali Kota Tasikmalaya, Paguyuban Dinas Terkait Gelar Aksi Teatrikal 'Suap Hakim'
Tribun Jabar/Isep Heri
Aksi teatrikal pengadilan rakyat jatuh tempo oleh Paguyuban Dinas terkait di Depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (17/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sejumlah orang yang mengatasnamakan Paguyuban Dinas Terkait menggelar aksi teatrikal di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (17/10/2019) Siang.

Aksi tersebut digelar saat anggota DPRD Kota Tasikmalaya sedang menggelar Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-18 Kota Tasikmalaya.

Paguyuban Dinas Terkait tersebut mengusung tema teatrikal mereka sebagai Pengadilan Rakyat Jatuh Tempo.

17 Santri Asal Majalengka Ikuti MQK Tingkat Provinsi Jabar di Tasikmalaya

Dalam aksi tersebut, layaknya sebuah proses persidangan, ada hakim, jaksa penuntut umum, pembela, panitra, dan terdakwa.

Dalam lakon sidang dakwaan kasus korupsi itu, dipertotonkan sebuah adegan saat terdakwa menyuap hakim.

Singkat cerita, setelah penyuapan, akhirnya persidangan memutuskan tersangka korupsi tidak bersalah.

Koordinator Aksi, Saeful Malik, menjelaskan bahwa aksi teatrikal yang mereka lakukan sebagai sindiran terhadap proses hukum Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, yang sudah lama ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh KPK.

"Mendekati kadaluwarsa, padahal keputusan kasus hukum dari semua penegak hukum sedang ditunggu oleh sebagian masyarakat yang cerdas di Kota Tasikmalaya," jelas Saeful.

Saeful juga mempertanyakan mengenai terkesan alotnya proses yang dijalani Budi Budiman.

"Kami ingin mempertanyakan keseriusan penegak hukum, saat ini statusnya ngambang. Tidak jelas," ujarnya.

Baca Pesan WA dari Istri, Suami di Tasikmalaya Pilih Bunuh Diri di Tempatnya Bekerja

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved