Breaking News:

Pekan Ini Suhu Udara Maksimal Wilayah III Cirebon Capai 38 Derajat Celcius, BMKG Imbau Begini

BMKG Stasiun Kertajati Kabupaten Majalengka mencatat suhu udara maksimal di Wilayah III Cirebon mencapai 38 derajat Celsius.

shutterstock
Salah satu alat bantu mengukur cuaca. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- BMKG Stasiun Kertajati Kabupaten Majalengka mencatat suhu udara maksimal di Wilayah III Cirebon mencapai 38 derajat Celsius.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Kertajati, Ahmad Faa Iziyn, mengimbau masyarakat untuk waspada.

Pasalnya, menurut dia, suhu tinggi tersebut membuat masyarakat rentan mengalami kulit kering dan dehidrasi.

"Sebaiknya gunakan pelembab kulit dan memperbanyak minum air," ujar Ahmad Faa Iziyn saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Kamis (17/10/2019).

IImbauan itu ditujukan terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Cirebon dan biasa beraktivitas di luar ruangan.

Ia memprediksi peningkatan suhu udara tersebut akan berlangsung selama sepekan ini.

Antisipasi Musim Hujan, Pemkot Cirebon dan BBWS Cimanuk-Cisanggarung Normalisasi Sungai Cikalong

Selanjutnya saat memasuki akhir Oktober 2019 suhu udara di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan akan mulai menurun.

"Dikarenakan mulai memasuki pancaroba ke musim penghujan," kata Ahmad Faa Iziyn.

Berdasarkan pengamatan pihaknya diperkirakan Wilayah III Cirebon akan memasuki musim hujan mulai awal November 2019.

Waktu awal musim hujan di setiap daerahnya akan berbeda-beda.

Selain itu, di beberapa wilayah diprediksi baru memasuki musim hujan pada pekan ketiga November - awal Desember 2019.

"Untuk musim hujan yang perlu disiapkan adalah kebersihan lingkungan agar tidak banjir," ujar Ahmad Faa Iziyn.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved