Incar Kursi Wakil Bupati, Agus Yasmin Yakin Partai Nasdem Bisa Menangi Pilkada Kabupaten Bandung

Pada Pilkada Serentak Jawa Barat 2020, DPD Partai Nasdem Kabupaten Bandung akan mengincar posisi Wakil Bupati Bandung.

Incar Kursi Wakil Bupati, Agus Yasmin Yakin Partai Nasdem Bisa Menangi Pilkada Kabupaten Bandung
TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bandung, Agus Yasmin, dalam kegiatan khitan bersama di Rumah Restorasi NasDem Kabupaten Bandung, Tatar Haur Gantung, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, MARGAHAYU - Pada Pilkada Serentak Jawa Barat 2020, DPD Partai Nasdem Kabupaten Bandung akan mengincar posisi Wakil Bupati Bandung.

Ketua DPD Partai Nasdem Agus Yasmin mengatakan hingga saat ini sudah ada delapan nama yang mendaftarkan diri untuk mengikuti penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung di internal partai.

"Dari delapan orang tersebut baru dua orang yang mengembalikan formulir pendaftaran salah satunya Syahrul Gunawan yang hari ini mengembalikan formulir," katanya di DPD Nasdem, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Kamis (17/10/2019).

Agus Yasmin mengatakan pihaknya siap berkompetisi dan bersaing pada pesta demokrasi 2020 mendatang, melalui mekanisme yang benar. Posisi kepala daerah dalam hal ini Bupati tentu menjadi impian besar Partai Nasdem.

"Tapi, secara realistis kami harus mengukur diri, karena Nasdem hanya mendapat lima kursi di DPRD Kabupaten Bandung. Jadi bagi kami, bisa mendapat kursi Wakil Bupati juga sudah alhamdulillah," tuturnya.

Nasdem optimistis bisa meraih kemenangan pada Pilkada Kabupaten Bandung 2020. Hal tersebut ditunjang dengan jaringan Partai Nasdem yang sampai ke basis tingkat RW.

Aktor Aldi Taher Merapat ke PKS, Siap Ramaikan Pilkada Bupati Cianjur

"Dan itu termobilisasi dengan baik, sehingga infrastruktur partai yang sudah kokoh ini bisa menjadi bagian alat penunjang kemenangan," katanya.

Selain itu untuk koalisi sendiri sampai saat ini pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik. Menurutnya, hampir semua parpol sangat terbuka akan koalisi tersebut.

"Prinsipnya kami akan mengukur dulu lewat survei. Nanti dilihat, bahwa partai yang kemudian hari ini memungkinkan untuk menang dengan siapa? Kami bukan ingin ikut Pilkada kemudian jadi ramai saja, tapi kami ingin menang. Maka dengan siapapun dalam kalkulasi politik harus dilakukan," ujarnya.

Internal Partai Nasdem akan melakukan survei terlebih dahulu sebanyak tiga kali tahapan, yakni saat ini, pertengahan, dan menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Menurutnya semua bakal calon yang mendaftar melalui Partai Nasdem wajib mengikuti survei.

Prabowo Beberapa Kali Tawarkan Kembali Jadi Wagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno: Enggak, Terima Kasih

"Di Nasdem tidak ada yang bisa lolos tanpa melalui survei. Wajib melalui tahapan itu. Dari survei, yang akan dilihat pertama popularitas dan elektabilitas, kemudian nanti keterpilihan, dan terakhir situasi psikologi masyarakat Kabupaten Bandung," ujarnya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved