Breaking News:

Crosshijaber Tertangkap di Masjid Sukoharjo, Berjilbab & Cadar, Pria Berkumis Menyamar jadi Wanita

Belakangan ini fenomena crosshijabers viral, seorang pria berkumis tertangkap menyamar menjadi seorang wanita kenakan jilbab dan cadar.

instagram.com/ @info.cegatan.solo
seorang pria berkumis tertangkap menyamar menjadi seorang wanita kenakan jilbab dan cadar 

Belakangan ini fenomena crosshijabers viral, seorang pria berkumis tertangkap menyamar menjadi seorang wanita kenakan jilbab dan cadar

TRIBUNJABAR.ID - Belakangan ini jagat media sosial maupun masyarakat umum geger soal keberadaan crosshijaber.

Sebelum itu media sosial juga dihebohkan dengan cerita seorang pria berkumis yang menyamar jadi wanita bercadar.

Penyamaran berkumis yang menggunakan cadar ini membuat resah jamaah putri yang ada di Masjid Agung Baiturrahma Sukoharjo.

Mengutip akun Instagram @info.cegatan.solo (23/9/2019) disebutkan pria berkumis ini kerap mengajak foto bersama atau selfie dengan jamaah putri.

Tak hanya berfoto saja, pria berkumis ini bahkan mengajak jamaah putri di sana untuk bersalaman dan berpelukan.

Entah apa motif pria ini melakukan aksinya dengan melakukan penyamaran memakai jilbab dan cadar.

Gadis Ini Disebut Anak Durhaka, Tega Jual Ibu Sendiri yang Sakit Dihargai Rp 10.000, Banjir Hujatan

Aksi penyamaran pria tersebut akhirnya terbongkar pada Minggu, (22/9/2019).

Melansir TribunJateng.com, ada dua versi motif dibalik aksi pria yang menyamar jadi wanita ini.

Motif pertama, adalah seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa aksinya merupakan modus untuk bisa foto dan memeluk jamaah perempuan di masjid.

Motif kedua adalah, pria ini kepergok warga saat berupaya mencuri sepeda motor di kawasan masjid.

Penyamaran pria ini terbongkar ketika ada seorang yang bertanya padanya.

Awalnya ada seoang pria bernama Ryanto yang mengaku sebagai salah satu petugas keamanan di masjid tersebut.

Ryanto sendiri sudah merasa curiga dengan aksi sosok wanita bercadar yang duduk di sekitar etalase mukena jamaah putri

4 Anak Ini Harus Hidup Tanpa Orang Tua, Ibu Meninggal Diduga Digigit Ular, Ayah Wafat Karena Sakit

"Dari Ashar tidak pulang-pulang. Dia hanya duduk di sekitar etalase mukena jamaah putri.

Terungkapnya tadi pas sebelum adzan Isya, gara-gara saya dapat laporan dari salah satu ibu-ibu di masjid,"cerita Ryan seperti yang Grid.ID kutip dari TribunJateng.com.

Menurut laporan tersebut, ada seorang wanita bercadar hitam yang memeluk jamaah putri sembari minta foto atau selfie bareng.

Ryanto pun mendatang orang dimaksud, ia pun yang duluan menyapa orang tersebut.

"Kebetulan saya yang kali pertama menegur dia. Saya tanya, mau ke mana mbak? Dia malah lari."

"Saya kejar sama jamaah pria lain, tertangkap. Ternyata saat dibuka itu kok pria berkumis," jelas Ryan.

Warga sempat meluapkan emosi pada pria tersebut, Ryanto pun segera melaporkan kejadian tersebut Polres Sukoharjo untuk mengamankan pria berkumis tersebut.

Tragis, Ibu Muda Ini Melahirkan di Mobil, Beberapa saat Kemudian Mobilnya Malah Tabrakan dengan Truk

Setelah diperiksa, rupanya pria tersebut mengalami gangguan kejiwaan.

"Penjelasan saya ini sekaligus meluruskan informasi soal pencurian. Itu tidak benar. Saya juga menambahkan kalau pihak keluarga pria itu sudah datang sembari membawa surat sakit jiwa."

"Jadi ini orang memang gangguan kejiwaan," tutur Ryan.

Crosshijaber

Belakang ini tersiar fenomena crosshijaber yang menghebohkan jagat media sosial.

Terkuaknya keberadaan mereka membuat para wanita merasa risih dan waspada.

Aksi yang dilakukan komunitas yang disebut mereka sendiri crosshijabers terbilang nekat.

Pasalnya mereka melakukan aksi penyamaran menggunakan hijab dan cadar laiknya wanita.

Aksi penyamaran tersebut dilakukan oleh kaum pria.

Sekelompok pria tersebut berdandan, dan berpakaian syar'i lantaran terobsesi menjadi seorang wanita.

Lantas apa sebenarnya pengertian crosshijaber?

Dilansir dari Magdalene.co, crosshijabers sama halnya dengan Crossdressing.

Crossdressing adalah tindakan penyimpangan memakai busana atau aksesoris dari gender yang berbeda.

Penyimpangan Crossdressing ini sebenarnya sudah tak asing lagi di berbagai belahan dunia.

Sebagaimana diketahui penggunaan pakaian lintas gender ini kerap kali muncul di lapisan masyarakat.

Terutama dalam dunia seni pertunjukkan.

Semisal aktor atau pelawak laki-laki menganakan pakaian dan akesoris wanita.

LAGI HEBOH, Apa itu Crosshijaber? Antara Penyimpangan Seksual dan Hobi yang Heboh di Media Sosial

Antara Stigma dan Kriminalitas

Dilansir dari Magdalene.co, crosshijabers sama halnya dengan Crossdressing.

Crossdressing adalah tindakan penyimpangan memakai busana atau aksesoris dari gender yang berbeda.

Penyimpangan Crossdressing ini sebenarnya sudah tak asing lagi di berbagai belahan dunia.

Sebagaimana diketahui penggunaan pakaian lintas gender ini kerap kali muncul di lapisan masyarakat.

Terutama dalam dunia seni pertunjukkan.

Semisal aktor atau pelawak laki-laki mengenakan pakaian dan akesoris wanita.

Sebenarnya Crossdressing ini sudah sejak lama dipraktikan sebagaimana tradisi di berbagai belahan dunia.

Viral soal crosshijaber, pria berbusana Muslim ala perempuan.
Viral soal crosshijaber, pria berbusana Muslim ala perempuan. (Twitter @infinityslut)

Semisal beberapa negara, mulai dari Yunani, Norwegia, kelompok agama Hindu dan lain sebagainya.

Namun Crossdressing santer menjadi budaya dan populer di Jepang melalui tren anak muda.

Yaitu costum play atau dikenal cosplay.

Memadu padankan pakaian atau objek tertentu di dunia seni memang diklaim tak ada batasan.

Pakaian lintas gender diklaim menjadi kepentingan atas dasar seni karena bentuk ekspresi diri.

Adapun jika pelaku crossdressing ini tak sampai mengeksplorasi seksualitas.

Katakanlah pria pelaku mengaku heteroseksual, bisa saja hal itu didorong karena ketertarikan seksual.

Kendati begitu berbeda halnya Crossdressing dilakukan karena adanya keinginan.

Menurut Psikolog Klinis dari klinik AngsaMerah, Inez Kristanti, stigma Crossdressing bisa menjadi penyimpangan seksual.

Komunitas pria bercadar atau berjilbab dan mengenakan gamis. Mereka sudah berani masuk masjid dan masuk toilet perempuan.
Komunitas pria bercadar atau berjilbab dan mengenakan gamis. Mereka sudah berani masuk masjid dan masuk toilet perempuan. (Suryamalang.com/kolase instagram @i.k.r.i.a/@amesamir9)

Crossdressing dapat menjadi sebuah fetish, karena sebagai awal dari eksplorasi gender individu.

Fetish merupakan gangguan psikologi terkait hasrat seksual yang cenderung melakukan hal tertentu.

Demikian dikatakan Inez Kristanti ada perbedaan antara ketertarikan seksual dan identitas gender.

Jika Crossdressing dilakukan kerena berkeinginan menjadi perempuan, maka itu sudah masuk ranah identitas gender.

Pasalnya fetish dapat diartikan sebagai ketertarikan seksual pada benda atau objek-objek tertentu.

Demikian terkait hebohnya crosshijaber belakangan ini, fenomena ini cepat menjadi suatu label dan kategori dari masyarakat.

Dikutip dari sumber yang sama, fenomena Crossdressing, khususnya crosshijaber menjadi antara stigma dan kriminalitas.

Bagaimana tidak, tindakan komunitas pria mengenakan busana syar'i gamis, bercadar dan masuk toilet perempuan menjadi keresahan bagi kaum wanita.

Oleh sebab itu hal itu membuat dampak meninggalkan stigma dan anggapan kriminalitas.

Editor: Hilda Rubiah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved