17 Santri Asal Majalengka Ikuti MQK Tingkat Provinsi Jabar di Tasikmalaya

Sebanyak 17 santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kabupaten Majalengka mengikuti Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat Provinsi Jawa Barat 2019.

17 Santri Asal Majalengka Ikuti MQK Tingkat Provinsi Jabar di Tasikmalaya
Istimewa
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum yang membuka Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2019 di Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya, Selasa (15/10/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Sebanyak 17 santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kabupaten Majalengka mengikuti Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat Provinsi Jawa Barat 2019 yang dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya.

Disampaikan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Majalengka, Yayat Hidayat melalui Kepala seksi PD Pontren, Moc Risan pada kegiatan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya, itu Kafilah asal Kabupaten Majalengka mengirimkan sebanyak 23 orang yang terdiri dari 17 peserta, 3 pembina dan 3 pendamping.

"Setiap peserta mengikuti 2 cabang di setiap Marhalah, baik Ula, Wustho, dan Ulya ditambah untuk hapalan Imriti, Alfiyah dan Jauhar Maknun untuk tingkat Ponpesnya," ujar Risan, Kamis (17/10/2019).

Santri Jabar Unjuk Kebolehan Baca Kitab Kuning di Musabaqah Qiraatil Kutub Digelar di Tasikmalaya

Wakil Ketua DPRD Jabar Oleh Soleh Apresiasi MQK 2019 di Tasikmalaya

Menurut dia, MQK pada tahun 2019 ini bisa dikatakan kegiatan yang spektakuler dengan menyertakan elpeserta sebanyak 800 orang.

Dibandingkan tahun 2018, jelas dia, hanya diikuti sebanyak 180 orang.

"Hal ini, tidak terlepas dari perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas para peserta, sehingga mengalami perkembangan yang cukup pesat," ucap dia.

Selain itu, Risan juga menambahkan, kegiatan MQK juga merupakan salah satu kegiatan penunjang untuk menjadikan santri memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan yang berkarakter.

Berwawasan kebangsaan dan lebih pentingnya lagi, lanjut dia, peningkatan dalam nuansa dan suasana religius dama berbagai aspek kehidupan.

“Semoga kedepan kegiatan MQK ini bisa lebih membumi dengan penyelenggaraan ke tingkat yang lebih bawah atau minimal Tingkat Kabupaten,” kata Risan.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved