Usai Rumah Digeledah Densus 88 Antiteror, Ibu Terduga Teroris di Bandung Menangis Sesegukan
Saat Tribun Jabar melihat rumah yang digeledah, tampak halaman rumah tersebut digunakan untuk berjualan aneka minuman semisal minuman serbuk dan jus.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setelah hampir 2 jam penggeledahan di Gang III Jalan Cijagra, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Densus 88 Antiteror Mabes Polri meninggalkan rumah orang tua Rf (25), terduga teroris yang sudah ditangkap.
Pantauan Tribun Jabar, ada lebih dari 10 orang anggota Densus 88 Antiteror meninggalkan rumah itu.
Mereka mengenakan penutup wajah dan membawa karung putih diduga barang hasil sitaan.
Saat Tribun Jabar melihat rumah yang digeledah, tampak halaman rumah tersebut digunakan untuk berjualan aneka minuman semisal minuman serbuk dan jus.
• Dititipkan Bahan Peledak Oleh Cucu, Nenek Terduga Teroris di Lampung Mengaku Tak Tahu Apa-apa
Pintu rumah tampak terbuka. Ada dua bocah kecil nan lucu berparas putih sedang bermain di lantai di dekat pintu.
Seorang perempuan berambut panjang tampak keluar, membuang sesuatu. Belakangan diketahui, dia ibu dari dua anak kecil lucu itu sekaligus istri dari Rf.
Di sudut di belakang pintu, seorang ibu berkerudung hijau terduduk sesekali menghapus air matanya. Tribun Jabar sempat menanyakan kondisinya.
"Saya baik-baik saja, iya anak saya. Tapi saya mau ditanya apa lagi," ujar perempuan berusia sekira 50-an tahun itu.
Belakangan, istri Rf langsung menutup pintu. Ia meminta maaf belum bisa berdialog.
"Kakak sayanya (Rf) juga belum pulang. Mohon maaf," ujar perempuan berambut panjang itu seraya menggendong anaknya yang sedari tadi bermain di depan pintu.
• Empat Teroris Ditangkap di Bandung dan Cirebon, Mereka Sasar Mako Brimob dan Tempat Ibadah
Sejumlah warga mengenal Rf sebagai pribadi yang tidak bergaul meski lahir dan besar di gang itu. Sehari-hari, ia bekerja sebagai driver ojek online dan membuka jasa perbaikan elektronik dan ponsel.
Informasi yang dihimpun, Rf ditangkap beberapa hari sebelum penggeledahan.
Sejak tiga minggu terakhir sebelum penangkapan dan penggeledahan, sejumlah orang tak dikenal berkeliaran di kampung itu.
"Cuma memang sejak tiga minggu terakhir, ada orang-orang sering keliling disini, enggak dikenal. Suka nongkrong di ujung gang, di sekitar pemukiman. Pakai sendal jepit, eh ternyata hari ini ada polisi datangi Rf. Ternyata mungkin yang sering berkeliaran disini sejak tiga minggu terakhir tuh polisi, mengintai rumah Rf," kata dia.
• Geledah Rumah Persembunyian Terduga Teroris, Densus 88 Antiteror Temukan Bahan Peledak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tero-cijagra.jpg)