Sungai Cilamaya Tercemar Zat Berbahaya, Dedi Mulyadi Minta 3 Kabupaten Ini Siapkan Dana di APBD 2020

Air Sungai Cilamaya yang membelah tiga kabupaten, yakni Karawang, Purwakarta, dan Subang disinyalir tercemar limbah industri dan domestik

Sungai Cilamaya Tercemar Zat Berbahaya, Dedi Mulyadi Minta 3 Kabupaten Ini Siapkan Dana di APBD 2020
Istimewa
Tim peneliti dari Perum Jasa Tirta II saat mengambil sampel air di Sungai Cilamaya. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, ery chandra

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Air Sungai Cilamaya yang membelah tiga kabupaten, yakni Karawang, Purwakarta, dan Subang disinyalir tercemar limbah industri dan domestik yang mengandung zat-zat berbahaya sejak 20 tahun lalu.

Hal itu terungkap dalam pemaparan hasil penelitian Perum Jasa Tirta II di Gedung Kembar, Jalan Nagri Tengah yang dihadiri anggota DPR RI, Dedi Mulyadi.

Asisten Manajer Laboratorium Perum Jasa Tirta II, Leni Mulyani, mengatakan pihaknya telah mengambil sampel air di empat titik pada Jumat (4/10/2019) lalu.

Keempat titik itu adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) Cilamaya, sebelum PT San Fu Indonesia, setelah PT San Fu Indonesia, dan PT Papertech.

Bangun IPAL Bersama, Solusi Dedi Mulyadi Atasi Pencemaran Lingkungan di Tiga Daerah Ini

DLH KBB Minta Warga Segera Melapor jika Sumur Tercemar Limbah Pabrik

Hasil dari analisa keempat sampel itu beragam.

"Itu memang ada beberapa parameter yang cukup tinggi. COD (Chemical Oxygen Demand), BOD (Biological Oxygen Demand). Satu di antara parameter mengindikasikan bahwa ini sungai tercemar," ujar Leni Mulyani, di Jalan Nagri Tengah, Kabupaten Purwakarta, Rabu (16/10/2019).

Menurutnya, hasil sementara tercatat sangat tinggi dan berbahaya.

Untuk baku mutu di angka 10 dan hasilnya di atas 800. Yang paling signifikan untuk COD dan BOD dari hulu Sungai Cilamaya menunjukkan angka tinggi sekitar 30.

"Untuk BOD dan COD 102. Sebelum Papertech di hulu 27, untuk COD dan BOD 14. Setelah San Fu 800 untuk hasil COD, dan itu cukup tinggi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ery Chandra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved