Dua Pembunuh Yudi Divonis Hukuman Mati di PN Garut, Keluarga Mengaku Puas

Dua pembunuh Yudi divonis hukuman mati di PN Garut, keluarga korban mengaku puas.

Dua Pembunuh Yudi Divonis Hukuman Mati di PN Garut, Keluarga Mengaku Puas
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Dua terdakwa pembunuh sopir taksi online mendengarkan putusan yang dibacakan majelis hakim Pengadilan Negeri Garut, Senin (14/10/2019). Hakim memutuskan hukuman mati kepada dua terdakwa. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Keluarga almarhum Yudi, sopir taksi online yang dibunuh oleh Jajang alias Keling dan Doni alias Abang, sangat puas dengan vonis mati yang ditetapkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Garut.

Henhen (39), kakak korban menyebut jika vonis mati sudah setimpal dengan perbuatan kedua pelaku.

Apalagi adiknya dibunuh secara sadis.

"Padahal si Keling itu sudah dekat sama adik saya. Saya juga kenal sama dia. Kalau butuh mobil suka minta antar adik saya," ujar Henhen saat dihubungi, Senin (14/10/2019).

Warga Cibaduyut Kota Bandung itu menilai vonis hukuman mati harus segera dilakukan.

Ia dan keluarga bersyukur hakim memberi hukuman paling maksimal kepada kedua pelaku.

"Padahal bulan April itu seharusnya adik saya menikah. Si Keling itu memang sudah berencana mau menghilangkan nyawa adik saya," katanya.

Terkait pengajuan banding yang dilakukan oleh kedua pelaku, Henhen berharap jika permohonan tersebut ditolak.

Putusan yang diberikan majelis hakim PN Garut dinilainya sudah sangat adil.

"Niat mereka itu sudah mau menghilangkan nyawa adik saya. Jadi sudah sangat pantas untuk dihukum mati," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved