Tanah Bergerak di Gunung Walat, Sudah Rusak Dua Rumah, Warga Mengungsi

Sejumlah warga mulai mengungsi menyusul terjadinya tanah bergerak di kaki perbukitan Gunung Walat, Kampung Benda,

Tanah Bergerak di Gunung Walat, Sudah Rusak Dua Rumah, Warga Mengungsi
KOMPAS.COM/BUDIYANTO
Petugas Badan Geologi dibantu relawan mengecek lokasi tanah bergerak di kaki Gunung Walat, Kampung Benda, Desa Karangtengah, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNJABAR.ID ‑ Sejumlah warga mulai mengungsi menyusul terjadinya tanah bergerak di kaki perbukitan Gunung Walat, Kampung Benda,

Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Warga mengungsi ke rumah kerabat atau saudara di beberapa kampung berbeda desa setempat.

Namun, ada juga yang mengungsi ke keluarga di Kelurahan Cibadak.

"Kami sekeluarga sementara akan mengungsi karena di sini kami waswas bila terjadi longsor," kata Kokoy (40), sambil mengemasi barang di rumahnya Kampung Benda, Sabtu (12/10).

Menurut Kokoy, rumahnya ini berlokasi di bawah dari lokasi tanah bergerak yang sudah merusak dua rumah tetangganya.

Juga lokasi rumahnya berada di pinggiran lereng yang di atasnya terdapat aliran irigasi.

"Semalam saja kami sekeluarga dan kakak‑kakak saya mengungsi ke musala dekat rumah. Tapi masih khawatir, rencananya mau mengungsi," ujarnya.

Dua keluarga lain yang terdampak bencana tanah bergerak, Awan (50) dan Maman (70), sudah menghuni tenda pengungsian sejak Jumat (11/10) sore.

Dua tenda jenis keluarga didirikan sekitar 50 meter dari rumah mereka.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved