Persib Bandung
Tahun Lalu, Main di Bali, Persib Bandung Kalah Telak dari Persebaya, Bobotoh Khawatir Terulang
Tahun lalu, Persib Bandung kalah telak 4-1 dari Persebaya Surabaya. Bobotoh takut laga besok bakal kalah lagi. Main di luar sangat berat.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Kisdiantoro
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tahun lalu, Persib Bandung pernah melakonil laga melawan Persebaya Surabaya di Bali.
Laga usiran dari Bandung itu, dilakoni Persib Bandung menjamu Persebaya Surabaya di stadion yang akan dipakai untuk laga Persib di Liga 1 2019, Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali.
Laga setahun lalu karena hukuman kematin pendukung Persija Jakarta, Haringa Sirla, diakhiri dengan hasil menyedihkan bagi Persib Bandung.
Waktu itu, Persib Bandung kalah telak 4-1 dari Persebaya Surabaya.
Wajar jika bobotoh khawatir laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya di Bali akan mengulang masa lalu.
Pertandingan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya resmi pindahkan ke Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Jumat 18 Oktober 2019.
Agus Rahmat, pentolan Bobotoh mengaku seharusnya manajemen memperhatikan masalah ini.
• Sudah Pasti, Persib Bandung vs Persebaya di Bali, Persebaya Percaya Diri Pernah Kalahkan Persib
Sebab, setiap pertandingan Persib Bandung baik itu kalah atau menang akan selalu diingat dan menjadi catatan sejarah.
"Persib juga setiap kali main kandang di luar Bandung butut (jelek) lah ya. Manajemen juga harusnya melihat ke sana, track record Persib melawan Persebaya di Bali seperti apa, kan selalu kalah," ujar Agus, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (11/10/2019).
Selain itu, sambung Agus, psikologis pemain Maung Bandung pun akan terkena dampak lantaran dukungan dari Bobotoh akan berkurang ketika Persib menggelar pertandingan kandang di luar Bandung.
"Psikoligis pemain juga akan terpengaruh, karena mungkin dukungan dari Bobotoh tidak akan sebanyak ketika Persib bermain di Bandung. Apalagi, Bonek juga (pendukung Persebaya) pasti datang ke Bali, bisa-bisa yang jadi tuan rumahnya malah Persebaya di sana karena mereka jaraknya lebih dekat," katanya.

Jadi Beban Mental Pemain
Persib Bandung tak bisa menjamu lawannya, Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat karena tidak terbitnya izin dari pihak kepolisian.
Sebagai gantinya, Persib Bandung akan menjamu tim berjuluk Green Force itu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Jumat (18/10/2019).
Gelandang Persib Bandung, Ghozali Siregar mengatakan bahwa bermain di Bali punya beban tersendiri bagi pemain.
• Persib Rekrut Ronaldo & Messi, Pelatihnya Mourinho atau Zidane, Lamunan Bobotoh di Apa Kata Bobotoh
"Ya atmosfer pasti ngaruhlah, apalagi main di Bali -nya bisa lama. Itu berapa pertandingan kaya apa ya, jenuh gitu main di luaran, psikis terlebih," ujar Ghozali Siregar setelah berlatih di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (11/10/2019).
Bukan hanya atmosfer yang berbeda, namun memori buruk ketika terusir pada musim lalu ke Stadion Kapten I Wayan Dipta masih cukup mempengaruhi.
Memasuki putaran kedua Liga 1 2018, Persib harus terlempar ke markas Bali United itu karena hukuman dari Komdis PSSI pasca kematian Haringga Sirila di Stadion GBLA saat menjamu Persija Jakarta.
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai tuan rumah, Persib tak pernah sekalipun meraih kemenangan.
Termasuk saat dipermalukan Persebaya Surabaya dengan skor 4-1.
"Ya musim lalu kerasa, kami kendor main di Bali itu hilang banyak poin kalah juga ya," katanya.
Tetapi, keputusan sudah dibuat dan para pemain Persib kata Ghozali harus tetap fight meski harus bermain jauh dari Bandung.
• Persib Main di Bali Sesuai dengan Namanya & di Mana Pun Wajib Main Bagus, Apa Kata Bobotoh Hari Ini
"Aduh, ga ada komentar sih. Tapi ya karena izinnya susah mau bagaimana," ucapnya.
Soal kekutan Persebaya Surabaya, Ghozali menyebut bahwa tim asuhan Wolfgang Pikal masih tetap solid diputaran kedua.
Terlebih masuknya David Da Silva di posisi striker membuat Persebaya Surabaya semakin tajam.
"Persebaya masih tim yang kompak, solid apalagi stikernya baru duetnya lebih banyak gol dari dua strikernya itu," ucapnya.