Suka & Duka Pemadam Kebakaran Hutan di Kawah Putih, Jalan Kaki 5 Km, Nyanyi-nyanyi Hilangkan Stres

Warga di sekitar Kawah Putih berinisiatif ikut memadamkan api bersama dengan petugas gabungan TNI, Polri, Pemkab Bandung, dan Perhutani.

Suka & Duka Pemadam Kebakaran Hutan di Kawah Putih, Jalan Kaki 5 Km, Nyanyi-nyanyi Hilangkan Stres
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Para pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kawasan Objek Wisata Kawah Putih, Kabupaten Bandung, yang terjadi Senin (7/10/2019) sekitar pukul 14.00 WIB menyita perhatian banyak orang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kawasan Objek Wisata Kawah Putih, Kabupaten Bandung, yang terjadi Senin (7/10/2019) sekitar pukul 14.00 WIB menyita perhatian banyak orang.

Satgas Karhutla Kabupaten Bandung yang terdiri dari Perhutani, TNI, Polri, Pemkab Bandung, masyarakat, dan relawan pecinta alam berjibaku selama berhari-hari memadamkan api.

Dengan semangat gotong royong dari semua unsur, setidaknya tim gabungan berhasil melokalisasi api dan mencegah kebakaran merembet dan meluas di kawasan Kawah Putih.

Proses pemadaman secara total pada akhirnya dilakukan oleh Water Bombing M-171 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Di balik keberhasilan pemadaman api tersebut, tentunya ada kerja keras para relawan dan masyarakat Objek Wisata Kawah Putih yang dengan setia berjibaku memadamkan api dari pagi hingga malam.

Dimulai dari para pedagang, sopir ontang-anting, tukang parkir, tukang jasa foto keliling dan penjaga toilet semua turun tangan ikut memadamkan api di Kawah Putih tersebut.

Kebakaran lahan gambut di Kawasan Kawah Putih, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Senin (7/10/2019) siang
Kebakaran lahan gambut di Kawasan Kawah Putih, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Senin (7/10/2019) siang (Istimewa)

Kabut Turun Lebih Cepat, Helikopter Water Bombing M-171 Batal Padamkan Api di Kawah Putih

Kawah Putih Ciwidey Dibom Hari Ini, Untuk Lakukan Pendinginan Kebakaran Lahan

Sementara para suami menjadi relawan pemadaman, para ibu-ibu pedagang justru bertugas menyediakan makanan konsusmsi kebutuhan para relawan setiap harinya.

Beberapa relawan masyarakat Kawah Putih di antaranya Alex Rahmar Mulyana (45) seorang penjaga toilet, Agus Santosa (38) seorang penjual strawberry sekaligus, penjaga toilet dan Nyanjang Rahmat (39) seorang sopir ontang-anting.

Mengetahui Kawah Putih kebakaran, warga di sekitar Kawah Putih berinisiatif ikut memadamkan api bersama dengan petugas gabungan TNI, Polri, Pemkab Bandung, dan Perhutani.

Halaman
123
Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved