Pemprov Jabar Bentuk Tim Khusus Wujudkan Obligasi Daerah

Pemprov Jabar kembali menggulirkan rencana penerbitan obligasi daerah dengan membentuk tim percepatan. Rencana obligasi

Pemprov Jabar Bentuk Tim Khusus Wujudkan Obligasi Daerah
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Gedung Sate yang menjadi pusat pemerintahan Pemprov Jabar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemprov Jabar kembali menggulirkan rencana penerbitan obligasi daerah dengan membentuk tim percepatan. Rencana obligasi daerah selama empat tahun terakhir ini mengalami penundaan meski sudah memiliki banyak kemajuan.

Kepala Biro BUMD dan Investasi Setda Jabar Noneng Komara mengatakan skema pendanaan obligasi daerah kembali digulirkan karena Pemprov Jabar kini semakin optimis bisa menggaet dana publik.

“Prosesnya kami lanjutkan lagi, sekarang akan dibentuk tim percepatan,” katanya di Bandung, Jumat (11/10/2019).

Menurut Noneng, tim khusus ini akan bertugas mengawal seluruh proses penerbitan obligasi daerah dari mulai konsultasi dengan lembaga di tingkat pusat sampai merumuskan rancangan peraturan daerah bersama DPRD Jawa Barat.

“Tim ini gabungan personel yang ditunjuk dari Bappeda, Badan Pendapatan, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, dan Biro BUMD dan Investasi,” katanya.

11 Pria Diciduk Polisi di Mangkubumi Tasikmalaya, Pukuli Orang dan Ancam Tembak Pakai Pistol Rakitan

Salah satu tugas tim tersebut juga antara lain merumuskan besaran obligasi yang dibutuhkan, menentukan tenor, mencari anchor, underwriter, hingga menentukan proyek-proyek infrastruktur mana saja yang bisa dibiayai dengan skema tersebut.

“Dari mulai proyeknya, raperda hingga perda, nanti tim ini akan menjadi unit yang mengurus berbagai hal tentang obligasi sesuai kapasitas masing-masing,” katanya.

Meski pada 2013 lalu Pemprov Jabar sudah pernah mendapatkan shadow rating untuk penerbitan obligasi daerah AA minus dari PT Perfindo, Noneng memastikan upaya mendapatkan rating itu harus mulai lagi dari awal.

“Harus mulai lagi dari awal, nanti tim percepatan ini akan menghitung seluruh kebutuhan detail obligasinya,” tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved