Hujan Batu di Purwakarta

Minim Kontribusi, Bupati Purwakarta Ingin Perusahaan Penyebab 'Hujan Batu Segede Gajah' Ditutup

Anne juga sempat melakukan pertemuan dengan pihak PT. MSS. Dia merasa tak puas seusai mendengar penjelasan kronologi kejadian.

Minim Kontribusi, Bupati Purwakarta Ingin Perusahaan Penyebab 'Hujan Batu Segede Gajah' Ditutup
Istimewa
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika saat menyaksikan satu di antara bangunan yang penghuni rumahnya mengungsi akibat hancur terkena bebatuan. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- PT Mandiri Sejahtera Sentra (PT MSS) dinilai belum berkontribusi optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kabupaten Purwakarta.

Hal tersebut terkuak ketika Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, menyambangi warga terdampak aktivitas peledakan bebatuan oleh perusahaan tambang batu tersebut.

Warga pun menyambut Bupati dengan curhatan. Mereka meminta agar pengambil kebijakan untuk segera menutup pertambangan tersebut yang menyebabkan hujan batu segede gajah.

Polres Purwakarta Periksa 3 Orang dari PT MMS, Imbas Hujan Batu yang Menerjang Kampung Cihandeuleum

"Ketika saya ke sana, mereka meminta untuk ditutup (PT MSS) saja," ujar Anne Ratna Mustika, melalui keterangan tertulis yang diperoleh Tribun Jabar, di Kabupaten Purwakarta, Jumat (11/10/2019).

Ketika berdialog, warga menyampaikan bahwa PT MSS tidak banyak memberikan kontribusi kepada warga sekitar.

Bahkan dari jumlah pegawai di perusahaan itu bisa terhitung dengan jari warga sekitar yang dipekerjakan.

"Mereka bilang tidak ada kontribusi juga kepada warga. Apalagi hanya empat orang warga yang bekerja disana," katanya.

Anne juga sempat melakukan pertemuan dengan pihak PT. MSS. Dia merasa tak puas seusai mendengar penjelasan kronologi kejadian.

Detik-detik Hujan Batu, Saat Salat Terdengar Gemuruh, Batu Raksasa Jatuh dari Langit Imbas Ledakan

Pasalnya, perusahaan mengaku jatuhnya bebatuan itu karena faktor batu yang menempel di gunung.

"Kalau memang terbukti batu-batu jatuh karena blasting, saya harap ditutup saja. Apalagi penuturan warga batu yang jatuh itu bentuknya seperti terbelah. Beda kalau memang menggelinding," ujarnya.

Menurutnya, secara kesuluruhan perusahaan pertambangan di kabupaten purwakarta tidak terlalu memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Untuk PT. MSS dalam satu tahun hanya berkontribusi maksimal Rp.1,5 Milyar. (*)

Penulis: Ery Chandra
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved