Benda Pusaka Wiralodra Hilang, Diduga Diperjualbelikan, Maharnya Hanya Dihargai Rp 5 Juta

Senjata Wiralodra yang hilang digelapkan diduga dijual dengan harga sangat murah, yakni senilai Rp 5 Juta saja.

Benda Pusaka Wiralodra Hilang, Diduga Diperjualbelikan, Maharnya Hanya Dihargai Rp 5 Juta
tribunjabar/Handhika Rahman
Esmega (memakai pakian Dishub) saat berdiskusi terkait hilangnya senjata milik keturunan Wiralodra di Dinas perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu, Jumat (11/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Senjata Wiralodra yang hilang digelapkan diduga dijual dengan harga sangat murah, yakni senilai Rp 5 Juta saja.

Adapun senjata yang hilang itu berjumlah 20 item lebih, meliputi tombak, keris, pedang, batu, dan masih banyak lagi.

Keturunan ke-9 Wiralodra, Esmega mengatakan, keterangan tersebut didapat dari seorang jemaah dari ustaz berinisial A yang diduga menjadi pelaku jual beli benda pusaka milik keluarga Wiralodra.

Sebelumnya, benda-benda pusaka itu Esmega titipkan di Padepokan milik ustaz A di daerah Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu pada tahun 2017.

Latar belakang A yang merupakan seorang ustaz dan memiliki banyak santri serta lokasi padepokan yang jauh dari kebisingan kota dinilai Esmega menjadi lokasi yang tepat untuk menyimpan benda-benda pusaka.

"Bilangnya sih dijual dengan harga Rp 5 juta," ucap dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (11/10/2019).

Pencurian Mobil yang Terencana, Sewa Mobil lalu Duplikat Kuncinya, Esoknya Mobil Digondol

Meski demikian, Esmega hingga saat ini belum berniat melaporkan kejadian hilangnya benda pusaka itu ke polisi.

Ia hanya ingin benda-benda pusaka itu kembali dengan cara kekeluargaan.

Hingga saat ini, ustaz A selaku orang yang dititipi benda-benda pusaka keturunan Wiralodra belum bisa dimintai keterangan.

Halaman
12
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved