VIDEO Sosialisasi Piloting Pembayaran Penerimaan Negara Melalui Agen Laku Pandai

Bank Mandiri mendukung penuh upaya pemerintah memberikan kemudahan bagi masyarakat melakukan transaksi Penerimaan Negara.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bank Mandiri mendukung penuh upaya pemerintah memberikan kemudahan bagi masyarakat melakukan transaksi Penerimaan Negara. 
Untuk itu, Bank Mandiri melakukan sosialisasi piloting pembayaran Penerimaan Negara melalui agen laku pandai, di Hotel Courtyard by Marriott Bandung, Jalan Ir H Juanda No 33, Kota Bandung, Kamis (10/10/2019) siang.
Kerjasama ini akan melengkapi dukungan yang telah diberikan perseroan kepada Kementerian Keuangan.
Terutama dalam hal mengembangkan Sistem Penerimaan Negara dalam berbagai channel pembayaran.
Yaitu melalui counter teller, ATM, Mandiri Online, dan Mandiri Cash Management. 
Melalui Agen Mandiri ini, Wajib Pajak dan Wajib Setor dapat melakukan transaksi Penerimaan Negara dengan Mini ATM (EDC Laku Pandai).
Senior Vice President PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, Dadang Ramadhan P, mengatakan, layanan pembayaran pajak melalui Agen Laku Pandai, merupakan hasil sinergi antara instansi Bank Mandiri dan Kementerian Keuangan.
Layanan tersebut bertujuan memberikan flexibilitas kepada Wajib Pajak dalam memenuhi kewajibannya membantu pembangunan Negara Republik Indonesia. 
Terutama, untuk meningkatkan Penerimaan Negara dari sektor Pajak.
“Sebagai tindak lanjut dari kerjasama ini, kami secara reguler juga akan memberikan sosialisasi kepada nasabah. Alasannya untuk mempermudah pembayaran melalui Agen Laku Pandai, khususnya yang berada di wilayah Jawa Barat. Dengan begitu, masyarakat bisa terbantu dan dipermudahkan wajib pajaknya," ujar Dadang di hadapan awak media, ditemui di sela-sela acara tersebut.
Dadang menambahkan, kerja sama ini juga sebagai wujud sinergi antara BUMN dan Kementerian Keuangan. 
Terutama dalam menyatukan persepsi untuk mendukung program-program pemerintah.
Agen Laku Pandai tidak hanya dapat melayani pembayaran pajak yang telah memiliki kode billing saja.
Tetapi juga dapat melayani Wajib Pajak untuk auto-create kode billing secara langsung.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah. Salah satunya melalui piloting penerimaan pajak melalui Agen Laku Pandai. Kami sangat antusias, agar secepatnya dapat diimplementasikan ke seluruh Agen Laku Pandai Mandiri yang tentunya dapat memberikan kemudahan pembayaran pajak,” kata Dadang.
Kepala Kanwil Direktorat Jendral Pajak Jawa Barat I, Neilmaldrin Noor, mengatakan, Pada tahap piloting di wilayah Kanwil DJP Jawa Barat, terdapat 20 Agen Laku Pandai Mandiri. 
"Bank Mandiri sendiri memiliki 77.619 Agen Laku Pandai yang siap mensukseskan kerjasama pembayaran pajak. Kami berharap segera diimplementasikan ke seluruh Agen Laku Pandai," tutur Neilmaldrin kepada awak media di akhir acara.
Neilmaldrin menjelaskan, terdapat tujuh jenis pajak yang langsung dapat dilakukan auto-create kode billing dan pembayaran.
Di antaranya PPh Pasal 21 Masa, PPh Pasal 22 Masa, PPh Pasal 23 Masa, PPh Pasal 25 Orang Pribadi, PPh Pasal 25 Badan, PPh Final Bruto Tertentu dan PPN Dalam Negeri Masa.
Penulis: Fasko Dehotman
Video Production: Wahyudi Utomo
Penulis: Fasko dehotman
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved