Ternyata Ini Gangguan Mental yang Dialami Joker, Filmnya Penuh Kontroversi

Bahkan di saat sedih pun tokoh yang di film tersebut berprofesi sebagai badut itu pun ia malah tertawa.

Ternyata Ini Gangguan Mental yang Dialami Joker, Filmnya Penuh Kontroversi
CREDIT: NIKO TAVERNISE/WARNER BROS.
Joker yang diperankan Joaquin Phoenix. Film Joker mendominasi box office internasional di penayangan perdananya. 

TRIBUNJABAR.ID - Tokoh bernama Arthur Fleck di ‘Joker’ tidak bisa mengendalikan tawanya.

Bahkan di saat sedih pun tokoh yang di film tersebut berprofesi sebagai badut itu pun ia malah tertawa.

Tertawa berlebih dan tak terkendali yang bisa berlangsung dalam beberapa detik hingga hitungan menit yang dialami Joker ini karena adanya gangguan mental yang disebut Pseudobulbar Affect (PBA).

Psikolog Monica Sulistyawati menjelaskan PBA ini terjadi akibat gangguan fungsi neurologis yang disebabkan trauma atau luka pada otak (brain injury) yang mempengaruhi bagian otak yang mengendalikan emosi, yakni prefrontal korteks.

"Orang yang mengalami PBA tetap merasakan emosi secara normal namun seringkali ekspresinya yang tidak tepat atau berlebihan, misalnya situasi marah dan frustasi, ia justru tertawa terbahak-bahak," ungkap Monica kepada Tribunnews.com, Rabu (9/10/2019).

Gangguan PBA ini juga bisa disebabkan oleh adanya kekecewaan pada diri sendiri maupun amarah yang menumpuk.

Alhasil seseorang yang mengalami gangguan PBA ini akan mengalami kecemasan dan rasa malu dalam melakukan aktivitas sehari-harinya di depan umum sehingga sulit untuk berinteraksi dengan sekitar.

"Ini akan memicu terjadinya keengganan untuk berinteraksi sosial, menutup diri, dan menurunnya kualitas hidup si penderita sehingga memang sangat perlu ditangani," ucap Monica.

Kalau kualitas hidup sudah menurun tentunya harus cepat mencari bantuan misalnya konsultasi ke neurologist, psikolog, atau ke psikiater.

Film Joker Dominasi Box Office, Penuh Kontroversi dan Keamanan di Bioskop Diperketat

Sebelumnya diberitakan, film Joker yang rilis di seluruh dunia pada Rabu (2/10/2019) lalu ini, ternyata menuai banyak kontroversi.

Halaman
1234
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved