Persib Bandung
Soal Catat Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Robert Alberts: Pemain Sudah Belajar
Persib Bandung punya kenangan buruk saat bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, termasuk melawan Persebaya Surabaya
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Persib Bandung punya kenangan buruk saat bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Musim lalu, Persib Bandung harus menjalani partai kandang melawan Persebaya Surabaya di markas Bali United.
Duel itu Persib Bandung vs Persebaya Surabaya menyusul hukuman Komdis PSSI terhadap Pangeran Biru imbas dari kematian Haringga Sirila saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion GBLA.
Menjalani laga kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Persib Bandung tak berdaya karena belum pernah sekalipun memetik kemenangan.
Dari empat laga yang dimainkan Persib Bandung musim lalu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dua kekalahan dan dua hasil imbang diraih Supardi Nasir dkk.
Pekan depan, Persib Bandung akan kembali ke Stadion Kapten I Wayan Dipta pada saat menjamu Persebaya Surabaya, Jumat (18/10/2019).
• Meski Baru Gabung Lagi, Gian Zola Siap Bela Persib Bandung Lawan Persebaya Surabaya
• Gian Zola Diberi Tugas Pribadi oleh Pelatih, Selama Dua Bulan Absen Bersama Persib Bandung
Seharusnya, laga ini diselenggarakan di Stadion Si Jalak Harupat, namun karena tak mendapat izin dari kepolisian, maka pertandingan berpindah ke Bali.
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengakui mental para pemainnya sempat down saat harus kembali ke stadion berkapasitas 22 ribu penonton itu.

"Kami sudah disuksi di ruang ganti, secara mental pemain enggak kuat, terlalu banyak yang terjadi di tim. Untungnya, masih banyak pemain di sini yang bergabung dan mereka punya pengalaman dan mereka tidak ingin pengalaman itu terulang," ujar Robert Alberts di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (10/10/2019).
Untuk mengatasi masalah itu, Robert Alberts pun mencoba menguatkan mental para pemain agar tak kembali terpuruk seperti musim lalu.
Dia berharap, beban yang ada di pundak para pemain berkurang dan bisa menatap pertandingan kandang rasa tandang dengan optimistis.
"Mereka telah belajar dari situ dan kami sudah diskusi mengenai masalah itu bagaimana mengatasinya jika kami mengalami hal yang sama seperti musim lalu dan intinya adalah mental tim harus kuat dibandingkan musim lalu," ucap Robert Alberts.