Sindikat Pencuri Motor di Garut Ditangkap Jajaran Kepolisian, Awalnya Terungkap dari Media Sosial

Sebanyak empat orang yang merupakan sindikat pencurian kendaraan bermotor di Garut ditangkap polisi.

Sindikat Pencuri Motor di Garut Ditangkap Jajaran Kepolisian, Awalnya Terungkap dari Media Sosial
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kapolres Garut, AKBP Dede Yudy Ferdiansah memeriksa barang bukti motor hasil curian di Mapolres Garut, Kamis (10/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sebanyak empat orang yang merupakan sindikat pencurian motor di Garut ditangkap polisi.

Aksi mereka diketahui setelah salah seorang pelaku menjual motornya di media sosial.

Kapolres Garut, AKBP Dede Yudy Ferdiansah, mengatakan jajarannya mendapat laporan kehilangan dari salah satu warga Tarogong Kidul.

Motor milik korban bernama Aji hilang saat bermain ke rumah temannya di wilayah Leuwidaun.

"Anggota lalu melakukan penyelidikan. Saat pengembangan, anggota menemukan seseorang yang menjual motor di facebook," ucap Dede di Mapolres Garut, Kamis (10/10/2019).

Pemkab Garut Berikan Trauma Healing 18 Warga yang Pulang dari Papua

18 Pengungsi dari Papua Tiba di Garut, Ade:Warga Wamena Sangat Baik ke Pendatang

Motor yang dijual tersebut sama percis dengan motor milik korban. Anggota Satreskrim lalu melakukan transaksi dengan pelaku.

"Jadi yang menjual ini adalah penadahnya. Dijual sebesar Rp 6 juta. Setelah bertemu, anggota menangkap pelaku berinisial IR," ujarnya.

Hasil pengembangan, Satreskrim Polres Garut lalu menangkap tiga pelaku lain. Yakni HD sebagai pelaku utama, DN sebagi joki, dan IB penadah.

"Motor dicuri HD memakai konci astag. Setelah dibawa kabur, motor diberikan kepada DN. Dari DN baru diserahkan ke penadah," katanya.

Selain motor milik korban, anggota menemukan tiga motor lain di rumah IR. Total ada tiga motor Honda Beat dan satu Honda Revo. Tiga motor Honda Beat tersebut merupakan motor baru.

"Pemilik motor selain warga Garut ada juga yang milik warga Cicalengka dan Gedebage," ucapnya.

Keempat tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Selain itu para pelaku juga dijerat pasal 480 dan 481 KUHP dengan hukuman penjara tujuh tahun. (firman wijaksana)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved