Kurangi Penggunaan Plastik, Gojek Luncurkan GoGreener

Sampah plastik menjadi masalah yang utama di berbagai belahan dunia saat ini. Di Indonesia khususnya Bandung,

Kurangi Penggunaan Plastik, Gojek Luncurkan GoGreener
Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati
Pemerintah Kota Bandung bersama Gojek sepakat kurangi sampah plastik, di Ibis Style Braga 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sampah plastik menjadi masalah yang utama di berbagai belahan dunia saat ini. Di Indonesia khususnya Bandung, banyak juga aktivitas mengurangi sampah plastik.

Pengurangan penggunaan kantong plastik merupakan salah satu program yang sejalan Kang Pisman dengan melakukan pengurangan sampah di hulu sebelum menjadi sampah sebagai bentuk upaya preventif, sehingga jumlah timbulan sampah plastik dapat dikurangi.

Sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bandung No. 37 tahun 2019 pengurangan akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2020.

Sebelumnya konsep kantong plastik tidak gratis sudah pernah diuji coba secara nasional pada tahun 2016 lalu, dimana Kota Bandung telah berhasil mengurangi penggunaan kantong plastik hingga 42%.

Nah di era teknologi saat ini, sebagai penyedia jasa antar makanan, pengurangan kantong plastik juga dilakukan oleh Gojek dengan menghadirkan GoGreener yang diluncurkan sejak Agustus 2019.

Tanda-tanda Musim Hujan Sudah Terlihat, Wali Kota Tasikmalaya Instruksikan BPBD Siap Siaga Bencana

GoGreener dijalankan oleh layanan GoFood melalui pilihan untuk tidak menyertakan alat makan sekali pakai dalam pemesanan makanan dan menyediakan tas pengantaran yang dirancang khusus untuk mitra driver.

Vice President of Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek, Rosel Lavina Soedjati mengatakan hadirnya GoGreener ini bertujuan untuk memudahkan konsumen, mitra merchant, dan mitra driver menjalani gaya hidup ramah lingkungan.

"Sebelumnya kami juga sudah berpartisipasi dengan program Kang Pisman dengan memberikan 9.000 totebag ramah lingkungan untuk para driver. Dari data yang ada hingga September adanya kontribusi ini sudah mengurangi 2.2 juta sampah plastik," ujar Rosel saat ditemui di Ibis Style Braga, Jalan Braga, Kamis (10/10/2019).

Nah bagi pelanggan yang memesan makanan di platform GoFood, kini mitra merchant difasilitasi alat makan sekali pakai melalui teknologi dengan menyediakan fitur pilihan untuk membeli alat makan terpisah.

"Dalam platform GoFood, Anda akan menemukan daftar pilihan menu dengan biaya tambahan untuk alat makan mulai dari Rp1.000" ujarnya.

Sepasang Kekasih Berkomplot Bunuh Bayinya, Dimasukan ke Jok Motor Sebelum Dikuburkan

Alat makan plastik sekali pakai ini diluncurkan sejak Agustus, dan menurut Rosel partisipasi konsumen cukup memuaskan dimana langkah awal ini menunjukan 99% pelanggan Bandung tidak memilih untuk menggunakan alat makan plastik sekali pakai.

Menurut Rosel, adanya kontribusi ini Gojek optimis mengurangi masalah plastik dengan cara masyarakat harus terus diingatkan dan difasilitasi.

Dalam hal rencana pengurangan kantong plastik, Pemerintah Kota Bandung mewajibkan seluruh penyedia dan pelaku usaha tidak memberikan kantong plastik secara gratis dan wajib mengurangi penyediaan kantong plastik secara bertahap hingga 100% di tahun 2025.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved