Korban Kerusuhan di Wamena Asal Sumedang Sudah Kembali ke Kampung Halaman, Dinsos Terus Pantau

Warga asal Sumedang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua sudah dipulangkan.

Korban Kerusuhan di Wamena Asal Sumedang Sudah Kembali ke Kampung Halaman, Dinsos Terus Pantau
Tribun Jabar/Deddi Rustandi
Warga asal Sumedang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua sudah dipulangkan ke Sumedang, Rabu (9/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Warga asal Sumedang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua sudah dipulangkan.

Sebanyak delapan warga Sumedang termasuk seorang balita kini sudah bisa berkumpul dengan keluarganya.

Dinas Sosial dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Sumedang menjemput warga yang menjadi korban kerusuhan di Bandara Soekarno Hatta dan tiba di Gedung Negara Sumedang Rabu (9/10) malam pukul 22.47 WIB.

Delapan orang tersebut disambut Wakil Bupati Erwan Setiawan, Kadis Sosial Sumedang, camat, kepala desa tempat asal warga tersebut, serta keluarga.

"Alhamdulillah warga Sumedang seluruhnya pulang dengan selamat, tidak ada kekurangan fisik apapun," kata Wabup Erwan, Kamis (10/10/2019).

Kesaksian Dimas Saat Kerusuhan di Wamena, Ada Balita Dilempar ke Bara Api

Cerita Wasini Sekeluarga Selamat dari Kerusuhan di Wamena, 3 Jam Tiarap di Hamparan Kotoran Babi

Perantau Asal Indramayu di Wamena Akhirnya Pulang, Harta Benda Ludes Saat Kerusuhan

Dari delapan orang tersebut salah satunya seorang balita.

Enam orang warga Desa Mekarrahayu Kecamatan Sumedang Selatan, satu orang warga Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, dan satu orang warga Desa Mulyajaya Kecamatan Wado.

Mereka berada di Wamenamenjadi buruh bangunan serta bekerja di laundry.

Wabub mengatakan, Pemkab Sumedang melalui Dinas Sosial akan memantau perkembangan delapan orang warga tersebut. 

“Dinas Sosial memantau terus warga yang baru pulang dari Wamena dan akan dipantau perkembangan psikis mereka, mudah-mudahan mereka tidak trauma dan ada penanganan trauma healing,” katanya.

Saat ini kedelapan orang tersebut agar beristirahat di kampung halamannya.

 Jika ingin kembali ke Wamena, Pemkab Sumedang ingin memastikan situasi di Wamena kondusif.

"Kalau betah di Wamena dan ingin balik lagi silakan, tapi kami ingin pantau dulu kondisinya apakah betul-betul aman dan harus ada jamian," ujarnya.

Bazas Sumedang memberikan bantuan bekal hidup masing-masing sebesar Rp 1 juta kepada delapan orang tersebut. (deddi rustandi)

Penulis: Deddi Rustandi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved