Cerita Wasini Sekeluarga Selamat dari Kerusuhan di Wamena, 3 Jam Tiarap di Hamparan Kotoran Babi

Berkat sembunyi di kandang babi, Wasini (34), Dimas Marseto (28), dan anak mereka Sisil yang masih berusia 2 tahun

Cerita Wasini Sekeluarga Selamat dari Kerusuhan di Wamena, 3 Jam Tiarap di Hamparan Kotoran Babi
tribunjabar/Handhika Rahman
Wasini (34) warga Desa Kalimati Blok Beringin, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu yang menjadi perantau di Wamena Papua, Kamis (10/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Berkat sembunyi di kandang babi, Wasini (34), Dimas Marseto (28), dan anak mereka Sisil yang masih berusia 2 tahun selamat dari kerusuhan di Wamena Papua.

Hal tersebut diungkapkan Wasini saat ditemui Tribuncirebon.com seusai pertemuan dengan Bupati di Pendopo Indramayu pascakepulangannya bersama 4 perantau lainnya dari Wamena, Kamis (10/10/2019).

Wasini yang merupakan warga Desa Kalimati Blok Beringin, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu menceritakan detik-detik kerusuhan pecah di Wamena pada 23 September 2019.

Dia bercerita, saat itu banyak warga berdemo, mereka saat itu sangat beringas dan melakukan kerusuhan dimana-mana.

Dari balik kaca jendela rumah kontrakannya di Jalan Pasar Jibama Wamena ia melihat warga setempat merusak segala benda yang mereka temui, termasuk rumah-rumah milik warga luar Papua.

Kabut Turun Lebih Cepat, Helikopter Water Bombing M-171 Batal Padamkan Api di Kawah Putih

Melihat itu, ia bersama suami dan anaknya panik, mereka bergegas keluar rumah untuk mencari tempat persembunyian.

Tepatnya di belakang rumah mereka terdapat sebuah kandang babi. Ia memilih bersembunyi di sana.

Wasini melompat ke kolong kandang babi, di sana ia juga bersama 8 orang lainnya termasuk suami, anak, serta warga asal Subang Jawa Barat.

Para perantau asal Kabupaten Indramayu yang merantau di Wamena Papua saat disambut Bupati di Pendopo Indramayu, Kamis (10/10/2019).
Para perantau asal Kabupaten Indramayu yang merantau di Wamena Papua saat disambut Bupati di Pendopo Indramayu, Kamis (10/10/2019). (tribunjabar/Handhika Rahman)

"Saya langsung lompat ke kandang babi itu mandi campur ee (kotoran) babi. Alhamdulillah karena itu saya selamat, namanya juga pengen selamat ya sudah saja asal bisa sembunyi," ucap dia.

Halaman
12
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved