5 Warga Kabupaten Tasikmalaya Korban Kerusuhan Wamena Sudah Dipulangkan, Masih Ada 2 Orang di Papua

Lima orang warga Kabupaten Tasikmalaya yang menjadi penyintas kerusuhan di Wamena, Papua, berhasil dipulangkan ke kampung halamannya, Kamis

5 Warga Kabupaten Tasikmalaya Korban Kerusuhan Wamena Sudah Dipulangkan, Masih Ada 2 Orang di Papua
Istimewa
Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto saat menyambut warganya yang kembali pulang setelah menjadi penyintas kerusuhan Wamena Papua, Kamis (10/10/2019) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sebanyak lima orang warga Kabupaten Tasikmalaya yang menjadi penyintas kerusuhan di Wamena, Papua, berhasil dipulangkan ke kampung halamannya, Kamis (10/10/2019) dini hari.

Kelimanya berasal dari Desa Neglasari, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya.

"Kelimanya diterbangkan bersama dengan 66 warga Jabar lainnya dari Jayapura dan diterima Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, kemarin malam," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya, Roni Ahmad Sahroni, saat dikonfirmasi, Kamis (10/10/2019) Sore.

Korban Kerusuhan di Wamena Asal Sumedang Sudah Kembali ke Kampung Halaman, Dinsos Terus Pantau

Kesaksian Dimas Saat Kerusuhan di Wamena, Ada Balita Dilempar ke Bara Api

Cerita Wasini Sekeluarga Selamat dari Kerusuhan di Wamena, 3 Jam Tiarap di Hamparan Kotoran Babi

Selama di Wamena, kelima warga Kabupaten Tasikmalaya tersebut berprofesi sebagai pekerja bangunan.

Ia menambahkan, pihaknya akan memeriksa kondisi para penyintas itu, baik fisik maupun mental.

"Kami akan bahas langkah selanjutkan agar kondisi mereka tetap baik. Yang penting pulang dulu," kata dia.

Saat ini masih ada dua warga Kabupaten Tasikmalaya yang masih berada di Wamena, Papua.

Dua orang itu, kata dia, memilih tetap tinggal di Wamena karena kondisinya masih aman.

Meski demikian, dinas sosial akan terus memantau warga mereka yang berada di Papua.

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang membantu kepulangan warganya.

"Alhamdulillah warga kami yang kemarin ada di Wamena sudah ada di tanah Pasundan. Kami berharap ini dapat membuat lega keluarga di sini," kata dia.

Meski begitu, Ade menyebut warganya tak kapok untuk kembali ke Wamena. Namun, untuk sementara warganya akan tinggal di Tasikmalaya hingga kondisi di Wamena kembali kondusif.

"Mudah-mudahan keadaan semakin membaik, sehingga kita bisa kembali bersama-sama lagi," kata dia.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved