VIDEO Warga Jabar Tiba di Gedung Pakuan dari Bandara Soekarno Hatta, Begini Kata Yana Mulyana

Puluhan warga Jawa Barat terdampak kerusuhan mulai dipulangkan dari Wamena hari ini (9/10/2019) oleh Pemerintah Jawa Barat

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puluhan warga Jawa Barat terdampak kerusuhan mulai dipulangkan dari Wamena hari ini (9/10/2019) oleh Pemerintah Jawa Barat. Dari sekitar 50 orang tersebut, empat di antaranya diketahui merupakan warga Kota Bandung.

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, keempat orang tersebut terdiri dari tiga orang laki-laki dan seorang perempuan. Mereka selama ini berprofesi sebagai pedagang di Wamena.

"Sore ini Insya Allah mereka sekarang sedang dalam perjalanan pulang dari Jakarta ke sini (Bandung) dan semua kondisinya sehat. Dua warga diketahui memiliki hubungan keluarga karena tinggal di alamat yang sama yaitu di wilayah Cipedes, satu laki-laki lainnya, warga Kiaracondong, dan seorang perempuan berdomisili di Cicaheum," ujarnya saat ditemui sela kegiatan di Hotel Serela, Jalan LRRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (9/10/2019).

Yana menuturkan, kedatangan warga Kota Bandung dan warga Jawa Barat lainnya, akan lebih dahulu tiba di Gedung Sate, sebelum selanjutnya akan dibawa dan diterima oleh Gubernur Jawa Barat di Gedung Pakuan.

"Setelah dari Gedung Pakuan, mereka akan diserahkan ke Dinas Sosial kabupaten/kota masing-masing untuk di pertemukan dengan keluarganya di daerahnya. Dan kepulangan ini memang permintaan mereka untuk pulang  dari Wamena ke daerahnya di Jawa Barat," ucapnya.

Cantiknya Mantan Pacar Atta Halilintar, Pernah Bikin Sang YouTuber Salah Tingkah saat Ketemu Lagi

Yana pun mengimbau agar masyarakat Kota Bandung atau warga Jabar lainnya yang masih bertahan di sana, agar senantiasa dapat menjaga kondusifitas, karena dirinya meyakini pemerintah dan aparat petugas setempat di sana tidak tinggal diam dan akan terus berupaya mengembalikan Wamena kembali aman dan kondusif seperti sebelumnya.

"Seperti halnya empat orang yang pulang hari ini berprosi sebagai pedagang, maka banyak warga Kota Bandung dan Jabar lainnya yang berada di sana memiliki kemampuan yang sama, atau bidang lain yang telah turut membantu stimulus pertumbuhan ekonomi di Wamena. Maka kalau sekarang semua warga Jabar eksodus, nanti aktivitas warga di sana menjadi homogen, misalnya menjadi petani atau menggeluti bidang yang sama semua, justru dengan adanya keberadaan masyarakat kita disana kondisi di sana menjadi heterogen atau beragam," katanya.

Hal senada diungkapkan oleh Anggota DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah Oded. Berdasarkan informasi yang diterimanya, warga Jabar yang pulang berjumlah 69 orang dengan empat orang diantaranya warga Kota Bandung. Menurutnya, kepulangan mereka merupakan sebuah pilihan dengan harapan dapat merasakan keamanan dan kenyamanan di bandingkan berada di Wamena, meskipun masih banyak warga Jabar lainnya yang memutuskan untuk tetap bertahan.

Oleh karena itu, Ia mengaku bersyukur keinginan masyarakat tersebut dapat disambut baik bahkan di fasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Jadi kedatangan mereka kami sambut terima juga fasilitasi dengan baik, bahkan tadi saya melihat dijemput langsung oleh Pak Gubernur, anggota DPRD Jabar, dan dinas terkait lainnya hingga dipulangkan dengan selamat sampai ke Kota Bandung untuk selanjutnya dikembalikan kepada keluarga masing-masing," ujarnya di lokasi yang sama.

Diduga Salah Pergaulan, Bocah Kelas 6 SD di Tasikmalaya Sudah 5 Hari Tak Pulang ke Rumah

Perempuan yang juga merupakan istri dari Wali Kota Bandung, Oded M. Danial itu pun berharap, agar warga Jawa Barat yang telah kembali dapat menghapuskan rasa trauma yang dialaminya, serta memiliki suatu semangat untuk tetap berkarya di masa yang akan datang di wilayahnya masing-masing.

"Untuk penanganan lanjutan setelah kepulangan mereka, sebenarnya nanti dari Pemprov Jabar tentunya secara otomatis akan membuat langkah-langkah khusus. Tapi saya melihat dengan memfasilitasi kepulangan mereka saja, itu sudah menjadi prestasi yang sangat luar biasa, artinya Pemprov Jabar aware atau peduli dengan nasib warganya di Wamena yang ingin pulang," ucap perempuan yang akrab disapa Umi tersebut.

Umi menambahkan, agar warga yang memilih bertahan di Wamena, senantiasa sabar menunggu, sebab berbagai upaya tengah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Wamena dan Pemerintah Pusat guna mengembalikan stabilitas kondisi yang terjadi selama ini. Terlebih, warga Jabar merupakan masyarakat adaptif yang tentunya dapat melalui berbagai kondisi selanjutnya. 

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Begini Kata Yana Mulyana dan Siti Muntamah Oded tentang Kepulangan Warga Asal Jabar dari Wamena, https://jabar.tribunnews.com/2019/10/09/begini-kata-yana-mulyana-dan-siti-muntamah-oded-tentang-kepulangan-warga-asal-jabar-dari-wamena.
Penulis: Cipta Permana
Editor: Ichsan
Video Production: Wahyudi Utomo

Penulis: Cipta Permana
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved