Tangani Karhutla di TNGC Sektor Awilega, Ini Beberapa Kendala yang Dihadapi BPBD Majalengka

BPBD Kabupaten Majalengka mengaku mengalami beberapa kendala saat menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Taman Nasional Gunung Ciremai

Tangani Karhutla di TNGC Sektor Awilega, Ini Beberapa Kendala yang Dihadapi BPBD Majalengka
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Kepala BPBD Majalengka, Agus Permana 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Majalengka mengaku mengalami beberapa kendala saat menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) sektro Awilega, Rabu (9/10/2019).

Disampaikan Kepala BPBD Majalengka, Agus Permana, ada 3 kendala yang dihadapi dalam penanganan Karhutla yang sudah terjadi sejak 4 Oktober 2019 lalu.

Ia menyampaikan, selama di lapangan pihaknya kesulitan dalam berkomunikasi kepada para anggota BPBD yang berada di area terdampak.

Kawah Putih Akan Dibom untuk Atasi Karhutla, Helikopternya Baru Akan Tiba Sore Nanti

Hujan Kecil Bantu Pemadaman Api di Kawah Putih, Tapi Masih Ada Bara dan Kepulan Asap

Padahal, menurutnya komunikasi tersebut sangat penting untuk terus mengupdate dan mengetahui kondisi terkini terkait kebakaran tersebut.

"Kami mengalami kesulitan sinyal untuk berkomunikasi melalui HP maupun Radio Komunikasi," ujar Agus Permana, Rabu (9/10/2019).

Lanjut Agus menyampaikan, keterbatasan peralatan pemadaman dan alat pelindung diri (APD) juga menjadi salah satu kendala yang wajib diperhatikan.

Apalagi hal tersebut merupakan menjadi penunjang selama pihak BPBD Majalengka menjalankan tugasnya di lapangan.

"Peralatan pemadaman kami juga terbatas, ada juga APD atau Alat Pelindung Diri. Kami butuh tambahan," ucap dia.

Sementara, Agus menambahkan, selama pihaknya menjalankan tugas jumlah personel dan faktor kelelahan kerap dijumpai juga di lapangan.

Apalagi, menurutnya jika Medan atau kondisi area terdampak berada di lokasi yang sulit dijangkau, sehingga membuat para personel harus mengeluarkan tenaga ekstra.

"Ya alhamdulilahnya selama ini tugas kami selalu dilancarkan, ini berkat semua pihak yang telah membantu kami," kata Agus.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved