Sarif Ingin Cepat Pulang ke Garut, Rencana Kepulangan Pengungsi Jabar dari Papua Digeser Hari Ini

Rencana kepulangan dari Papua kemarin tertunda, hari ini pengungsi asal Jabar kembali ke kampung halamannya.

Sarif Ingin Cepat Pulang ke Garut, Rencana Kepulangan Pengungsi Jabar dari Papua Digeser Hari Ini
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kokom Komariah (25) dan keluarganya berkumpul di depan rumah di Kampung Cimanggah, RT 3/7, Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Senin (7/10). Kokom menunggu kabar kepulangan suaminya, Sarif yang menjadi pengungsi pascakerusuhan Wamena. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Rencana kepulangan pengungsi asal Jawa Barat dari Papua yang dijadwalkan datang kemarin batal.

Pasalnya, para pengungsi belum mendapat tiket pesawat.

Sarif (30), pengungsi asal Garut mengatakan ia dan sejumlah rekannya tak jadi berangkat ke Jakarta kemarin.

Kepulangan menuju Bandung diundur satu hari.

"Kata orang Pemprovnya belum dapat tiket. Pesawatnya penuh jadi diundur besok (hari ini)," ujar Sarif saat dihubungi, Selasa (8/10/2019).

Ia juga belum bisa memastikan jadwal kepulangan pada hari ini karena belum melihat tiket pesawat.

Sarif berharap, segera mendapat tiket pesawat agar bisa berkumpul dengan keluarganya.

"Saya sudah ingin cepat pulang. Sudah enggak betah di sini. Istri juga terus ngontak nanya kapan pulang," ucapnya.

Para pengungsi rencananya akan berangkat dari Bandara Sentani menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Sudah dua minggu, warga asal Jawa Barat mengungsi di Papua setelah kerusuhan pecah di Wamena.

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved