Breaking News:

Munarman Diperiksa 11 Jam Terkait Kasus Ninoy Karundeng, Bantah Suruh TSK Hapus Rekaman CCTV Masjid

Munarman selesai diperiksa sebagai saksi terkait kasus penculikan dan penganiayaan Ninoy Karundeng pada Rabu (9/10/2019) pukul 22.30 WIB.

Editor: Dedy Herdiana
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI), Munarman di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam ( FPI), Munarman selesai diperiksa sebagai saksi terkait kasus penculikan dan penganiayaan Ninoy Karundeng pada Rabu (9/10/2019) pukul 22.30 WIB.

Dia berada di ruangan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi selama 11 jam sejak pukul 11.20 WIB.

Munarman mengatakan, dia dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait peristiwa penganiayaan terhadap Ninoy dan rekaman CCTV Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat.

"Intinya tentang apakah saya mengetahui peristiwa (penganiayaan) di Masjid Al-Falah, saya bilang saya tidak tahu peristiwa itu (penganiayaan terhadap Ninoy)," kata Munarman di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Munarman juga mengakui memberikan konsultasi hukum terkait rekaman CCTV masjid terhadap salah satu tersangka penganiayaan Ninoy yakni S alias Supriyadi yang merupakan pengurus Masjid Al-Falah.

Konsultasi hukum itu dilakukan melalui pesan singkap WhatsApp pada 2 Oktober 2019. Namun, Munarman mengaku belum pernah melihat rekaman CCTV tersebut.

"Soal rekaman CCTV di masjid, kan ada berbagai macam rekaman tuh. Saya minta CCTV itu untuk saya lihat selaku orang hukum sehingga saya bisa menilai dan memperkirakan langkah-langkah hukum apa yang perlu saya berikan kepada pengurus masjid," ujar Munarman.

"Saya sendiri belum lihat (isi rekaman CCTV), saya belum dapat sama sekali (rekaman CCTV)," lanjutnya.

3 dari 13 Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan pada Ninoy Karundeng adalah Perempuan

Ninoy Karundeng Diculik dan Disekap saat Rekam Unjuk Rasa, Diancam Dibunuh Pakai Kapak

Pegiat Media Sosial Ninoy Karundeng Dikeroyok 2 Orang, Polda Metro Jaya Tangkap Terduga Pelaku

Bantah Suruh Tersangka Hapus Rekaman CCTV Masjid

Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI) Munarman membantah telah memerintahkan Supriyadi, salah satu tersangka (TSK) penganiayaan Ninoy Karundeng, untuk menghapus rekaman CCTV Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat saat Ninoy dianiaya pada 30 September lalu.

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved