Kebakaran Lahan dan Hutan Sudah Padam, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Masih Ditutup

Meski kebakaran lahan dan hutan sudah padam, jalur pendakian Gunung Ciremai masih ditutup.

Kebakaran Lahan dan Hutan Sudah Padam, Jalur Pendakian Gunung Ciremai Masih Ditutup
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kebakaran terjadi di Taman Nasional Gunung Ciremai sektor Awilega akhir pekan lalu. 

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Kebakaran di Gunung Ciremai terjadi di beberapa titik di wilayah Kabupaten Kuningan dan Majalengka.

Api terlihat Jumat (4/9/2019) dan berhasil dipadamkan kemarin.

Kebakaran membuat semua jalur pendakian menuju puncak Gunung Ciremai masih harus ditutup.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Kuswandono mengatakan, penutupan dilakukan karena kondisi saat ini masih berpotensi membahayakan keselamatan para pendaki.

Sisa pohon dan area yang terbakar pada Agustus dan juga Oktober ini masih berserakan.

“Beberapa hari setelah kebakaran, petugas BTNGC sempat terjeblos di lokasi bekas kebakaran, saat berupaya melakukan pemadaman di titik lain. Beruntung, saat itu petugas menggunakan sepatu yang aman sehingga tidak terluka parah. Ini jangan sampai terjadi kepada para pendaki,” kata Kuswandono kepada Kompas.com di kantornya, Selasa (8/10/2019).

Kuswandono bersama tim BTNGC, BPBD, dan sejumlah pihak terkait berusaha agar kebakaran di Gunung Ciremai tidak meluas dan tidak lagi terjadi.

Hingga Selasa petang, area terbakar di Kabupaten Kuningan sudah padam, dan tersisa sebagian lahan di Kabupaten Majalengka.

Jalur pendakian dapat dibuka apabila hujan sudah turun satu atau dua kali.

Hujan ini berfungsi untuk membersihkan debu yang berserakan di jalur pendakian, sekaligus menghilangkan sisa kebakaran yang menutupi lubang agar tidak membahayakan pendaki.

Halaman
12
Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved