Sepanjang Musim Kemarau, Hutan di Area Perhutani KPH Bandung Utara Sudah 7 Kali Terbakar

Kawasan hutan lindung yang masuk area Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bandung Utara

Sepanjang Musim Kemarau, Hutan di Area Perhutani KPH Bandung Utara Sudah 7 Kali Terbakar
istimewa
Petugas saat melakukan penyisiran di lokasi kebakaran hutan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kawasan hutan lindung yang masuk area Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bandung Utara selama musim kemarau ini tercatat sudah mengalami kebakaran sebanyak tujuh kali.

Kawasan hutan yang terbakar itu berada di hutan sekitar Kecamatan Lembang, Padalarang, dan Gunung Manglayang. Terakhir kebakaran hutan tersebut terjadi di hutan sekitar kaki Gunung Tangkubanparahu.

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara, Komarudin, mengatakan selama musim kemarau ini hampir semua lahan hutan memang rawan kebakaran yang biasanya terjadi di hutan yang terdapat aktivitas manusia.

"Biasanya hutan yang bersinggungan langsung dengan aktivitas pertanian atau hutan yang dirambah masyarakat seperti mencari kayu bakar dan pendaki. Selama ini sudah tujuh kali kebakaran," ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (8/10/2019).

Identitas 3 Warga Indramayu di Wamena Belum Diketahui, Dinsos: Tidak Ada Keluarga yang Mengadu

Menurutnya, faktor alam juga ada kemungkinan menjadi penyebab terjadinya kebakaran hutan tersebut tetapi persentasinya kecil.

"Tapi alhamdulillah berkat kesigapan petugas dan bantuan dari masyarakat bisa cepat dipadamkan," katanya.

Selama ini penyebab kebakaran tersebut masih didominasi akibat kelalaian manusia seperti membuang pentung rokok sembarangan ketika berada di hutan.

Apartemen Jadi Sarang Judi Digerebek, Satu Orang Tewas Setelah Kabur Lompat dari Lantai 29

"Biasanya mayoritas yang terbakar itu tanaman perdu di permukaan tanah seperti tajuk kering, serasah atau daun kering dan batang pohon yang sudah mati," katanya.

Atas hal tersebut, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang akan meningkatkan potensi kebakaran hutan seperti menyalakan api di hutan saat musim kemarau.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved