Film Joker Dominasi Box Office, Penuh Kontroversi dan Keamanan di Bioskop Diperketat

Joker yang menjadi komedian yang gagal dengan kondisi mental yang perlahan-lahan menurun

Film Joker Dominasi Box Office, Penuh Kontroversi dan Keamanan di Bioskop Diperketat
CREDIT: NIKO TAVERNISE/WARNER BROS.
Joker yang diperankan Joaquin Phoenix. Film Joker mendominasi box office internasional di penayangan perdananya. 

TRIBUNJABAR.ID - Film Joker yang rilis di seluruh dunia pada Rabu (2/10/2019) lalu ini, ternyata menuai banyak kontroversi.

Film yang diperankan oleh Joaquin Phoenix sebagai Arthur Fleck atau Joker ini menceritakan tentang badut pinggiran yang mengamuk dan melakukan pembunuhan.

Joker yang menjadi komedian yang gagal dengan kondisi mental yang perlahan-lahan menurun dan menjadi gila hingga membuat kekacauan di Kota Gotham.

Film Joker ini memiliki kritikan yang beragam dari berbagai penonton dan kritikus.

Beberapa mengatakan jika Film Joker ini terlalu menakutkan, sementara yang lain menyebutkan bahwa film tersebut memiliki penggambaran yang sangat baik.

Meski demikian, Film Joker mendominasi box office dengan pendapatan 152 juta dolar AS dari 22 ribu lebih bioskop.

Angka itu melonjak jadi 234 juta dolar AS jika pasar Amerika Utara dihitung, jauh melebihi angka yang diharapkan.

Dikutip dari Daily Mail, meski Film Joker memecahkan rekor box office di hari penayangan, tidak semua orang menyukai film besutan Warner Bros ini.

On fan menulis di Twitter: 'Secara harfiah baru saja keluar dari pemutaran film Joker. Terlalu mengerikan untuk berada di sana dengan semua yang terjadi saat film ini mengagungkan kekerasan senjata dan masalah kesehatan mental.'

Sementara yang lainnya menyerukan agar film Joker dilarang tayang di bioskop dikarenakan mempromosikan kekerasan bahkan dapat menginspirasi penembakan massal.

Dikutip dari CNN.com, sebelum Film Joker ini dirilis, Warner Bros sempat menghadapi protes dari keluarga korban penembakan massal yang merasa khawatir akan fil ini.

Kekhawatiran yang meningkat tentang pemutaran perdana film tumbuh karena penembakan massal 2012 di bioskop Aurora, Colorado, Amerika Serikat pada malam pembukaan film The Dark Knight Rises.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved