Bulan Ini Bisa Kerja ke Arab Meski Pengiriman TKI Masih Moratorium, Ini Penjelasan BP3TKI Bandung

Bulan ini bisa kerja ke Arab Saudi meski pengiriman TKI ke Timur Tengah masih moratorium. Ini penjelasan BP3TKI Bandung.

Bulan Ini Bisa Kerja ke Arab Meski Pengiriman TKI Masih Moratorium, Ini Penjelasan BP3TKI Bandung
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kepala BP3TKI Bandung, Delta. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Bandung, Delta, mengatakan kondisi pengiriman TKI ke Timur Tengah secara umum masih diberlakukan moratorium.

Namun pihaknya akan melakukan uji coba pengiriman tenaga kerja khusus ke Arab Saudi untuk mantan TKI.

Uji coba tersebut saat ini sedang dalam tahap sosialisasi.

Sosialisasi baru dilakukan di Lombok dan Jawa Timur.

Khusus untuk Jawa Barat pihaknya belum melakukan sosialisasi secara masif.

"Moratorium masih tetap belum dicabut. Biar tidak gagal paham, uji coba pengiriman ke Arab Saudi baru tahap sosialisasi dan kuotanya terbatas," kata Delta saat 'Sosialisasi Prosedur dan Mekanisme Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ke Luar Negeri Secara Aman' yang digelar di Kantor Sekretariat DPC Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur.

Ia mengatakan, uji coba ini dilakukan secara terbatas melalui satu kanal (pintu) dengan negara tujuan Arab Saudi.

"Arab Saudi juga tidak semua kota, tapi hanya beberapa kota yang direkomendasikan," katanya.

Delta menambahkan, untuk penyalurannya, pemerintah menunjuk 57 perusahaan pengerah jasa tenaga kerja yang sudah diverifikasi.

"Kuotanya masih terbatas sekitar 5.000-6.000 PMI," katanya.

Ketua DPC Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur Ali Hildan mengatakan, pihaknya hanya mendukung dan memfasilitasi agar para calon pekerja migran Indonesia (PMI) dan perusahaan penyalur PMI paham soal uji coba pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.

"Kalau untuk pengiriman ke Timur Tengah, pemerintah masih belum mencabut moratorium. Namun, pengiriman tenaga kerja, kan, bukan hanya ke sana," katanya.

Ia mengatakan, peserta yang mengikuti sosialisasi berjumlah sekitar 30 orang.

"Jadi ini diperuntukkan bagi TKI yang sudah pernah bekerja di luar negeri, kuotanya juga terbatas," kata Ali, Selasa (8/10/2019).

ABK Asal Cirebon Tewas karena Jembatan Runtuh di Taiwan, Keluarga Minta Asuransi dari Perusahaan

Sebar Celengan untuk Himpun Dana, Insan Peduli Yatim Ngarewong Ikut Peduli Anak TKW

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved