27 Juta Warga Jabar Jadi Target Peredaran Narkoba, 600 Ribu di Antaranya Terdata Pengguna Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat Brigjen Pol Sufyan Syarif, menjelaskan bahwa dari 50 juta jumlah warga Jawa Barat, terdapat

27 Juta Warga Jabar Jadi Target Peredaran Narkoba, 600 Ribu di Antaranya Terdata Pengguna Narkoba
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kepala BNNP Jabar Brigjen Pol Sufyan Syarif bersama sebagian peserta seminar anti narkoba di BTC, Kota Bandung, Senin (07/10/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat Brigjen Pol Sufyan Syarif, menjelaskan bahwa dari 50 juta jumlah warga Jawa Barat, terdapat sekira 27 juta warga usia produktif menjadi sasaran penyalahgunaan narkotika.

"Sebanyak 27 juta orang tersebut menjadi target kejahatan narkotika, jadi harus kita jaga bersama dan cegah. Data yang masuk kepada kami, ada sekira 600 ribuan orang yang menggunakan narkotika, itu yang terdaftar, enggak tahu kalau yang tidak melapor," kata Brigjen Pol Sufyan Sarif di acara seminar anti narkoba, Bandung Trade Center (BTC) Bandung, Senin (07/10/2019) malam.

Acara tersebut dilaksanakan oleh Forum Komunikasi Tionghoa Indonesia (Fokti) dan bertemakan "Waspadai Narkoba di Zaman Now".

Menantu Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Gunakan Narkoba untuk Bersenang-senang, Kata Polisi

Kepala BNNP Jabar menambahkan bahwa peranan setiap elemen masyarakat sangat diperlukan bahkan hingga peranan RT, RW yang ada di setiap daerah.

Masalah narkotika, Sufyan menjelaskan, bahwa tidak cukup hanya dalam tahap penangkapan dan diproses, namun ada hal yang lebih penting ialah pencegahan dan penyembuhan.

"Jadi sangat perlu proses penyembuhan bagi yang sudah terkena dan diproses hukum bagi pengedar narkotika," katanya.

Brigjen Pol Sufyan Syarif juga memaparkan bahwa di dunia, ada sekira 803 narkotika jenis baru dan sudah masuk ke Indonesia sekira 74 jenis baru tersebut. Ia mengaku bahwa untuk menangani 74 jenis baru tersebut, sudah kewalahan.

"Untuk menangani dan menghadapi 74 narkotika jenis baru saja sudah kewalahan, bagaimana jika sisanya yang sekira 700 jenis lagi masuk ke Indonesia? Siapa yang harus waspada ? Ya kita semua harus pandai menjaga," kata Brigjen Pol Sufyan Syarif.

Pada acara seminar tersebut, panitia penyelenggara mengumpulkan seluruh komunitas seperti Ibu-ibu pengajian, ibu-ibu pegiat gereja, LSM, Ormas, Pelajar, dan elemen masyarakat lainnya.

Terungkap, Menantu Elvy Sukaesih Dapat Narkoba dari Orang yang Ketemu di RSKO

Beda Rehabilitasi dan Rawat Jalan Ketergantungan Narkoba seperti yang Dialami Menantu Elvy Sukaesih

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved