Kasatlantas : Ukuran Macet Jika Mobil Berhenti 7 Kali di Lampu Merah, di Bandung Baru 4 Kali

Asian Development Bank (ADB) merilis survei salah satunya menyebut Kota Bandung sebagai kota paling macet,

Kasatlantas : Ukuran Macet Jika Mobil Berhenti 7 Kali di Lampu Merah, di Bandung Baru 4 Kali
Tribunjabar/Mega Nugraha
Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.‎ID, BANDUNG - Asian Development Bank (ADB) merilis survei salah satunya menyebut Kota Bandung sebagai kota paling macet, melebihi Jakarta dan Surabaya.

Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo mengatakan, pihaknya masih mengkaji hasil survei tersebut melibatkan indikator apa saja. Polisi kata dia, memiliki indikator tersendiri terkait kemacetan. Salah satunya bisa dilihat dari persimpangan traffic light.

"Kategori kemacetan bisa diukur jika satu kendaraan terjebak dalam traffic light. Misalnya, dalam satu traffic light, di Bandung tidak ada yang terjebak hingga 7 kali baru bisa lewat traffic light," kata Bayu di kantornya di Jalan Jawa, Senin (7/10/2019).

Traffic light di Kota Bandung beberapa di antaranya terkenal karena panjangnya antrean dan lama waktu antrean. Salah satunya traffic light Jalan Soekarno-Hatta-Kiaracondong.

PKB Usung Daniel Mutaqien Syafiuddin dan M Sholihin sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

"Kalau kota termacet itu, kendaraan bisa lebih dari tujuh kali terhenti di satu traffic light. Kalau di Bandung belum ada yang separah itu, paling tiga sampai empat kali," ujarnya.

‎Bayu menilai, moda transportasi umum yang belum efektif digunakan masyarakat untuk beraktivitas, jadi salah satu faktor penyebab kemacetan. Saat ini, faktanya, warga masih banyak menggunakan pribadi.

"Di Kota Besar, harusnya angkutan umum jadi kebutuhan utama untuk beraktivitas. Kalau kita lihat di Jakarta, masyarakat sudah beralih dari kendaraan roda dua atau empat, masyarakat di Jakarta lebih nyaman menggunakan busway atau kereta bawah tanah atau kendaraan umum.

Dalam surveinya, ADB menyebut Kota Bandung berada di posisi ke-14 dari 24 kota di dunia dengan populasi lebih dari 5 juta penduduk. Survei ADB menyebut,‎ kemacetan di Bandung lebih tinggi dibanding Jakarta di urutan ke 17 dan Surabaya di urutan ke-20.

2 Minggu Jadi Pengungsi di Papua, Sarif dan 17 Warga asal Garut Ingin Segera Pulang

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved