VIDEO Ruang Kelas SDN Gudangkahuripan III Lembang Ambrol, Sejak Tahun 1965 Belum Pernah Direnovasi

Ruang kelas SDN Gudangkahuripan III di Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat sejak tahun 1965 belum direnovasi, kini ambrol

Ruang kelas SDN Gudangkahuripan III di Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sejak tahun 1965 belum direnovasi, kini ambrol di langit-langitnya

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Bangunan SDN Gudangkahuripan III yang berada di Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sejak tahun 1965 belum pernah direnovasi, sehingga kerangka bangunannya sudah mulai lapuk.

Hal tersebut menyebabkan ruangan kelas 5 bagian atapnya ambrol pada Rabu (2/10/2019) dan sebanyak 23 siswa kegiatan belajar mengajarnya harus disatukan dengan kelas 3 karena kelas tersebut sudah tidak bisa digunakan.

Kepala SDN Gudangkahuripan III, Dindin Tajudin mengatakan, sebetulnya pada tahun 2005 itu pernah ada renovasi, namun hanya dilakukan perbaikan lantai sekolah dan mengganti gentengnya saja.

"Sedangkan kerangka bangunan sama sekali tidak pernah direnovasi. Ini masih kerangka bangunan lama, bahkan belum pernah direnovasi sejak tahun 1965," ujarnya saat ditemui di SDN Gudangkahuripan, Kamis (3/10/2019).

Proposal Perbaikan Tak Kunjung Disetujui, Atap Kelas SDN Gudangkahuripan III Lembang Keburu Ambrol

Bangunan SMPN 2 Plumbon Ambruk, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Mustofa: Ini Ada Kelalaian Dinas

Murid PAUD di Plumbon Cirebon Senang Bertemu Ibu Negara, Ini yang Terjadi di Sana

Untuk itu, pihaknya merasa prihatin dengan kondisi bangunan sekolah yang kerangka bangunannya sudah mulai lapuk, sehingga pihaknya terus berupaya untuk meminta perbaikan ke pihak pemerintah.

Ia mengatakan, setiap tahun pihaknya terus mengupayakan melalui pengajuan proposal baik ke Pemkab Bandung Barat, Pemprov Jabar, maupun ke kementerian untuk renovasi bangunan sekolah tersebut.

"Tetapi, sampai saat ini bantuannya belum terealisasi dan belum ada respon kapan akan turun bantuan untuk renovasi bangunan sekolah ini," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Imam Santoso, mengatakan, terkait ambrolnya bangunan SDN Gudangkahuripan III itu, pihaknya akan langsung mengutus Kabid SD untuk melakukan pengecekan.

"Yang penting anak-anak bisa belajar dengan aman. untuk perbaikannya akan kami upayakan dan kami telah mengutus Kabid SD untuk memeriksa kondisi kelasnya," kata Imam saat dihubungi.

Terkait perbaikan bangunan tersebut, Imam memastikan akan dilakukan pada tahun ini agar siswa di sekolah itu bisa berjalan secara normal dan kegiatan belajar mengajar tidak disatukan.

Sementara, salah seorang siswa kelas 5, Haikal (10) berharap bangunan kelasnya bisa segera diperbaiki karena ia merasa tidak nyaman ketika kegiatan belajar mengajar disatukan dengan kelas 3.

"Karena ruangannya jadi sempit dan belajar juga terganggu, terkadang berisik juga jadi saat belajar disatukan saya merasa gak nyaman," katanya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Ruang Kelas SDN Gudangkahuripan III Lembang Ambrol, Sejak Tahun 1965 Belum Pernah Direnovasi, https://jabar.tribunnews.com/2019/10/03/ruang-kelas-sdn-gudangkahuripan-iii-lembang-ambrol-sejak-tahun-1965-belum-pernah-direnovasi.
Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Video Production: Wahyudi Utomo

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved